Cut Rizki Ngaku Khilaf Sebut Sahur Ganggu Jam Tidur

2 weeks ago 4

Selasa, 24 Februari 2026 - 13:32 WIB

Jakarta, VIVA – Cut Rizki mengakui kekhilafan terkait pernyataannya soal sahur. Ucapannya yang menyebut sahur mengganggu jam tidur memicu gelombang kritik, terlebih karena disampaikan saat bulan Ramadhan.

Kontroversi ini bermula dari unggahan video di akun TikTok pribadinya. Dalam video tersebut, Cut Rizki menyampaikan pandangan pribadinya mengenai kebiasaan sahur. Ia menilai bahwa bangun dini hari untuk makan sebelum Subuh terasa mengurangi waktu tidurnya. Scroll ke bawah untuk simak artikel selengkapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Cut Rizki

Photo :

  • Instagram/crvhons

“Jadi sahur tuh menurut kita agak sedikit mengganggu jam tidur kita. Karena kita pengen tidur lebih lama. Sahur itu enggak buat semua orang,” ujar Cut Rizki yang dikutip dari akun @exclusivetimnasartis pada Selasa, 24 Februari 2026.

Pernyataan tersebut dengan cepat menyebar dan menuai respons beragam dari warganet. Banyak yang menilai ucapannya kurang tepat, mengingat sahur merupakan bagian penting dalam ibadah puasa bagi umat Islam. Di tengah suasana Ramadan yang identik dengan peningkatan ibadah, topik seputar sahur menjadi hal yang sensitif.

Minta Maaf dan Ngaku Khilaf

Melihat reaksi publik yang kian meluas, Cut Rizki akhirnya menyampaikan permintaan maaf secara terbuka. Melalui unggahan klarifikasi di TikTok, ia bersama sang suami mengakui kesalahan dan menyebut pernyataan sebelumnya sebagai bentuk kekhilafan.

“Assalamualaikum teman-teman, Berkaitan dengan postingan saya dan suami beberapa waktu lalu yang menimbulkan kegaduhan, dengan ini kami ingin menyampaikan permintaan maaf yang sebesar-besarnya. Kami sangat menyadari bahwa tindakan kami sepenuhnya merupakan kekhilafan dan tidak ada pembenaran atas pernyataan yang kami sampaikan, terutama terkait kalimat "sahur itu menganggu" dalam sebuah video di sosial media,” tulis Cut Rizki dalam unggahannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam klarifikasi tersebut, ia juga menegaskan bahwa pernyataan yang viral itu tidak mencerminkan prinsip hidup yang ia pegang. Ia mengaku belajar dari kejadian ini dan berjanji akan lebih berhati-hati dalam menyampaikan opini di ruang publik.

“Kami memahami bahwa pernyataan tersebut telah menimbulkan kesalahpahaman dan kekecewaan bagi banyak pihak, dan kami ingin menjelaskan bahwa itu tidak mencerminkan nilai-nilai dan prinsip yang kami anut. Kami berdua berkomitmen untuk belajar dari kesalahan ini dan berusaha menjadi lebih bijak dalam menyampaikan pendapat di masa depan,” tambahnya.

Halaman Selanjutnya

Di akhir pernyataannya, Cut Rizki berharap publik dapat menerima permintaan maaf tersebut dan menjadikan polemik ini sebagai pelajaran bersama.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |