Liputan6.com, Jakarta - Kosmetik ilegal mendominasi temuan patroli siber yang dilakukan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sepanjang 2025. Dari total temuan 197.725 tautan penjualan obat dan makanan ilegal/tidak sesuai dengan ketentuan, 73.722 di antaranya adalah kosmetik ilegal.
“Kosmetik ilegal atau yang mengandung hidrokuinon merupakan produk terbanyak yang ditemukan di marketplace dengan jumlah hampir 4,6 juta produk,” kata Kepala BPOM Taruna Ikrar mengutip rilis yang dipublikasi hari ini, Kamis (5/3/2026).
BPOM pun merilis daftar 10 kosmetik ilegal yang disaring dari tautan marketplace, yakni:
Cream Racikan Farmasi
Produk berupa krim asal Indonesia dengan penjualan terbanyak di Kota Administrasi Jakarta Timur. Produk ini berstatus tanpa izin edar.
CAPPUVINI Matte Lip Glaze Dark Series
Produk bibir asal Tiongkok dengan wilayah penjualan terbanyak di Kabupaten Tangerang, Banten.
Body Whitening Super
Produk asal Indonesia yang dikemas dalam botol tabung dengan penjualan terbanyak di wilayah Kabupaten Kudus.
Masker Gelatin
Produk yang dikemas hanya dengan plastik zip dengan penjualan terbanyak di Kota Medan tanpa izin edar.
Magic Casa Chocolate Lip Glaze
Produk untuk bibir asal Tiongkok yang banyak dijual di Kabupaten Tangerang tanpa izin edar.
Toner Pelicin Ekstrak Lemon
Produk asal Indonesia yang banyak dijual di Kabupaten Bogor, terlihat seperti minyak berwarna kuning di dalam kemasan botol plastik dan mengandung hidrokuinon.
HB IP
Produk asal Indonesia dalam kemasan botol tabung yang banyak dijual di Kabupaten Bandung, tanpa izin edar.
Zayora Salep Glowing
Produk tanpa izin edar asal Indonesia yang banyak dijual di Kota Depok.
Myho Glitter Eyeshadow
Produk asal Tiongok yang banyak dijual di Kota Administrasi Jakarta Barat tanpa izin edar.
Meidian Green Mask Stick
Produk masker berwarna hijau asal Tiongkok yang banyak dijual di Kabupaten Tangerang tanpa izin edar.
Bahaya Kandungan Hidrokuinon dalam Kosmetik Ilegal
Sebelumnya, BPOM menemukan 197.725 tautan penjualan obat dan makanan ilegal/tidak sesuai dengan ketentuan sepanjang 2025.
Angka ini ditemukan lewat patroli siber di toko daring (marketplace) yang juga menemukan ribuan akun penjual nakal.
Produk ini berasal dari dalam negeri dan Tiongkok dengan wilayah penjualan terbanyak di Jakarta Timur dan Kabupaten Tangerang, contohnya Cream Racikan Farmasi dan CAPPUVINI Matte Lip Glaze Dark Series. Dari top 10 produk kosmetik ilegal, Toner Pelicin Ekstrak Lemon dipastikan mengandung hidrokuinon yang dilarang dalam kosmetik. Penggunaannya berpotensi mengakibatkan penggelapan warna kulit, serta perubahan warna kornea dan kuku.
Selain kosmetik produk ilegal lainnya adalah obat bahan alam (OBA) termasuk obat kuasi (39.386 tautan), obat (35.984 tautan), dan pangan olahan (32.684 tautan). Sedangkan penjualan suplemen makanan mencapai 15.949 tautan.
Potensi nilai ekonomi pencegahan peredaran obat dan makanan ilegal ini mencapai Rp49,82 triliun. Langkah ini berhasil melindungi 6,95 juta masyarakat Indonesia dari bahaya produk ilegal/tidak sesuai dengan ketentuan.
Takedown Tautan Produk Ilegal
Sebagai tindak lanjut, BPOM telah berkoordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Digital serta Indonesia E-Commerce Association (idEA) untuk melakukan takedown/penurunan tautan penjualan dari akun-akun tersebut.
Jumlah keseluruhan produk ini mencapai 34,8 juta, baik produk dalam negeri maupun yang berasal dari berbagai negara lain seperti Tiongkok, Korea Selatan, Amerika Serikat, Jepang, Australia, Tailan, dan Malaysia.
“Dari ribuan akun yang telah di-takedown, BPOM mengidentifikasi dan menginventarisasi top 10 produk obat, obat tradisional, obat kuasi, suplemen kesehatan, kosmetik, dan pangan olahan ilegal/mengandung bahan berbahaya yang beredar di marketplace,” kata Taruna.
“Jumlah produknya sangat besar, mencapai 11,1 juta produk,” tambahnya.
Temuan Produk Obat Bahan Alam Ilegal
Produk OBA ilegal/mengandung bahan kimia obat (BKO) merupakan komoditas terbanyak kedua yang ditemukan di penjualan daring yang mencapai 2 juta produk, berasal dari Indonesia dan Tiongkok.
Top 10 OBA ilegal ini di antaranya Ramuan China Buah Merah Papua dan Zudaifu yang paling banyak dijual di Kabupaten Cilacap dan Jakarta Barat. Beberapa OBA ilegal ini teridentifikasi mengandung BKO parasetamol, kafein, klobetasol, siproheptadin, piroksikam, dan diklofenak.
Selain OBA, obat dan obat kuasi juga ditemukan sebanyak lebih dari 2,4 juta produk. Pi Kang Wang dan Swiss Paris Lotion merupakan contoh obat ilegal yang banyak dijual di daerah Kabupaten Tangerang dan Kabupaten Bekasi.
Sedangkan Lumbar Spine Cooling Gel dan Dictamni Huatuo Hemorrhoids Cream merupakan obat kuasi ilegal yang banyak dijual di Jakarta Barat dan Kabupaten Tangerang. Selain Indonesia dan Tiongkok, produk ini juga ada yang berasal dari Amerika Serikat, Malaysia dan Tailan.
Temuan Suplemen Ilegal
Tidak hanya OBA, hasil patroli siber juga menunjukkan beberapa merek suplemen kesehatan dan pangan olahan ilegal terkonfirmasi mengandung BKO.
Produk pangan olahan seperti Soloco Candy dan Akiyo Candy mengandung tadalafil serta Super Tonik Madu Kuat Alami Tahan Lama mengandung sildenafil. Sedangkan, produk suplemen kesehatan Pinky Pelangsing mengandung sibutramin dan Vimax Capsule mengandung tadalafil.
Produk OBA, suplemen kesehatan, dan pangan olahan dilarang menggunakan BKO. Produk yang dipastikan dicampur BKO ini dapat menyebabkan tekanan darah tidak stabil, kerusakan hati, dan ginjal, memicu serangan jantung, bahkan menyebabkan kematian.
BPOM terus meningkatkan pengawasan peredaran produk di toko daring, baik intensitas maupun kualitasnya. BPOM juga memperkuat sinergi dengan lintas sektor dalam pengawasan dan penindakan peredaran daring produk ilegal untuk menciptakan pasar digital yang aman.
Tanggung jawab pengawasan ini tidak hanya dilakukan oleh pemerintah. Pelaku usaha di bidang penjualan digital (e-commerce) obat dan makanan juga memiliki tanggung jawab untuk menjamin keamanan dan mutu produk hingga sampai ke tangan konsumen.
Masyarakat Perlu Lebih Selektif
Masyarakat perlu lebih selektif dan tidak mudah tergiur oleh klaim yang sensasional. Pastikan selalu melakukan Cek KLIK (Cek Kemasan, Cek Label, Cek Izin edar, dan Cek Kedaluwarsa) sebelum membeli atau menggunakan produk obat dan makanan, terutama yang dipasarkan melalui platform digital.
Melalui langkah penindakan dan pengumuman produk-produk ilegal ini, BPOM menegaskan untuk terus memperkuat pengawasan dan penegakan hukum di bidang obat dan makanan.
BPOM memastikan bahwa perlindungan kesehatan, keselamatan, dan hak masyarakat sebagai konsumen merupakan prioritas utama, serta menegaskan bahwa setiap bentuk pelanggaran akan ditindak secara tegas sesuai ketentuan yang berlaku.

3 hours ago
3
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3224866/original/056906700_1598937654-20200901-Imunisasi-Campak-Anak-Sekolah-Dasar-DWI-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2702731/original/057697000_1547351027-20190113-Cek-Darah-CFD-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4993874/original/056837800_1730895197-fotor-ai-2024110619038.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5169925/original/048844800_1742555852-b1815524-87c8-4e58-8c23-c7bc75faa5de.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5521133/original/016331700_1772680805-WhatsApp_Image_2026-03-05_at_10.16.04_AM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2820341/original/083466100_1559290790-20190531-Arus-mudik-di-Tol-Bawen-Herman-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5516147/original/045962400_1772261219-ruam.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5520832/original/014617500_1772644759-WhatsApp_Image_2026-03-04_at_23.59.04.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5520838/original/025142700_1772645948-WhatsApp_Image_2026-03-05_at_00.35.30.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5013409/original/047259700_1732074322-tips-menjaga-kesehatan-mental-remaja.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5520077/original/032531100_1772606240-puasa__2_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5519755/original/044935800_1772595913-penyakit_kronis.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5060392/original/082202200_1734756280-1734752070944_tips-memilih-sepeda-listrik.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/4921043/original/023839600_1723901520-WhatsApp_Image_2024-08-17_at_20.08.43.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3589688/original/085875800_1633079630-Kelor_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4276088/original/087489800_1672296030-20221229-Revitalisasi-Pasar-Faizal-7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4770204/original/023194700_1710251084-20240312-Berburu_Takjil-ANG_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4374825/original/087563800_1680009237-20230328-Buka-Puasa-Ramadhan-Vihara-Dharma-Bakti-Angga-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4891425/original/012530600_1720962009-fotor-ai-20240714195345.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4993334/original/5900_1730892238-DALL__E_2024-11-06_18.13.01_-_A_delicious_and_healthy_Indonesian_gado-gado_dish_served_on_a_plate._The_dish_features_vibrant__colorful_ingredients_like_blanched_green_beans__shredd.jpg)





















