VIVA – Rosario de Marshall atau dikenal Hercules kembali mendapat amanah baru. Mantan preman legendaris Tanah Abang itu resmi dikukuhkan sebagai Dewan Kehormatan Serikat Buruh Nasional Indonesia (SBNI).
Jabatan tersebut menambah daftar panjang posisi strategis yang kini diemban Ketua Umum GRIB Jaya itu. Sebelumnya, Hercules juga telah dipercaya menduduki sejumlah posisi penting, baik di organisasi kemasyarakatan maupun perusahaan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Sosok Hercules memang kerap menjadi perhatian publik. Meski dikenal sebagai mantan penguasa dunia preman Jakarta pada era 1990-an, kini ia aktif memimpin organisasi masyarakat GRIB Jaya dan dipercaya memegang berbagai jabatan.
Ketua Umum GRIB Jaya Hercules
Photo :
- Instagram @gribjaya_id
Selain menjadi Dewan Kehormatan SBNI, Hercules juga pernah dipercaya sebagai Komisaris PT Titu Harmoni, perusahaan yang bermitra dengan BUMN PT Timah melalui CV Timor Ramelau.
Tak hanya itu, pada Juni 2025 ia juga ditunjuk sebagai Panglima Pondok Pesantren Jawa Barat dalam sebuah acara di Bandung. Sebelumnya, sejak Februari 2022, Hercules dipercaya mengemban tugas sebagai Staf Ahli Perumda Pasar Jaya setelah dinyatakan lolos dalam proses fit and proper test.
Kisah "Utang Nyawa" kepada Prabowo
Hubungan Hercules dengan Presiden Prabowo Subianto ternyata telah terjalin sejak puluhan tahun lalu.
Dalam buku Politik Jatah Preman: Ormas dan Kuasa Jalanan di Indonesia Pasca Orde Baru karya Ian Wilson dijelaskan bahwa Hercules merupakan pemuda asal Timor Timur (kini Timor Leste) yang "dipungut" oleh Prabowo Subianto bersama Zacky Anwar Makarim pada era 1980-an.
Menurut Wilson, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya merangkul masyarakat Timor yang terlantar sebagai bentuk penghargaan atas kesetiaan mereka kepada Indonesia.
Dalam buku itu pula, Hercules mengaku memiliki utang budi kepada Prabowo.
"Berutang nyawa" kepada Prabowo dan menyebut sang jenderal sebagai "satu-satunya orang yang bisa mukul saya tanpa saya balas."
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Menanggapi kedekatan tersebut, Kepala Bidang Media dan Publikasi DPP GRIB Jaya, Marcel Gual, membenarkan adanya hubungan emosional yang kuat antara Hercules dan Prabowo. Namun ia menegaskan bahwa organisasi yang dipimpinnya tidak memanfaatkan nama Prabowo sebagai pelindung.
"Kami tidak sedang menjual nama Pak Prabowo karena kami ada hubungan yang kuat antara Pak Hercules dengan Pak Prabowo, begitu juga dengan GRIB Jaya," jelas Marcel.
Halaman Selanjutnya
Dari Prajurit hingga Terjun ke Dunia Preman

3 hours ago
2











