Jakarta, VIVA – Sektor industri hiburan global kembali diguncang kabar efisiensi besar-besaran yang dilakukan salah satu raksasa media dunia. Di tengah tekanan bisnis streaming dan restrukturisasi internal, langkah pengurangan tenaga kerja kembali menjadi strategi yang dipilih untuk menjaga profitabilitas perusahaan di era persaingan yang semakin ketat.
Disney dilaporkan berencana melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap hingga 1.000 karyawan dalam beberapa bulan ke depan. Kebijakan ini menjadi langkah awal pemangkasan di bawah kepemimpinan CEO baru Josh D’Amaro, yang resmi menjabat setelah menggantikan struktur kepemimpinan sebelumnya di perusahaan tersebut.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
“Disney berencana untuk memberhentikan hingga 1.000 karyawan dalam beberapa bulan ke depan,” demikian dikutip dari laporan Deadline, Kamis, 9 April 2026.
Langkah ini disebut sebagai bagian dari upaya efisiensi lanjutan setelah sebelumnya perusahaan melakukan konsolidasi besar-besaran di berbagai divisi, termasuk pemasaran, hiburan, dan operasional global. Perubahan struktur ini juga berkaitan dengan strategi untuk mengurangi duplikasi kerja di internal perusahaan.
“Ini merupakan pemangkasan pertama yang dilakukan raksasa hiburan tersebut sejak penunjukan CEO baru Josh D’Amaro,” sambungnya. Meskipun jumlah PHK kali ini relatif lebih kecil dibanding gelombang sebelumnya, keputusan ini tetap menjadi sorotan karena menandai arah kebijakan awal dari CEO baru.
Sebagai catatan, dalam beberapa tahun terakhir, Bob Iger sebelumnya telah mengawasi pemangkasan ribuan karyawan sebagai bagian dari program penghematan biaya besar-besaran.
Data internal perusahaan menunjukkan bahwa total karyawan Disney mencapai lebih dari 230.000 orang secara global, dengan sebagian besar berada di sektor taman hiburan dan pekerja paruh waktu. Artinya, meskipun PHK ini hanya menyasar sebagian kecil dari total tenaga kerja, dampaknya tetap signifikan secara operasional maupun psikologis bagi internal perusahaan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Dalam gelombang restrukturisasi sebelumnya, Disney telah menargetkan penghematan miliaran dolar melalui efisiensi di berbagai lini bisnis. Namun, tekanan industri hiburan yang berubah cepat, terutama akibat pergeseran ke layanan streaming dan penurunan margin di beberapa segmen, membuat perusahaan terus melakukan penyesuaian.
Keputusan ini juga sejalan dengan tren yang lebih luas di industri media dan teknologi, di mana banyak perusahaan besar melakukan efisiensi tenaga kerja untuk menjaga stabilitas keuangan di tengah biaya operasional yang meningkat dan ketidakpastian pasar global.
Halaman Selanjutnya
Ke depan, pasar akan mencermati apakah langkah awal di bawah CEO baru ini akan berlanjut menjadi restrukturisasi yang lebih dalam, atau justru menjadi titik stabilisasi setelah periode panjang pemangkasan di tubuh Disney.

5 hours ago
1











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3931670/original/097090800_1644599926-mufid-majnun-aNEaWqVoT0g-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4992356/original/091449000_1730844704-fotor-ai-20241105224746.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5515489/original/096227600_1772177267-cropped-ceea3710-a7ca-4d6b-a692-74decce071c9.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/4955336/original/009790900_1727503314-ff051b33-96a4-4a87-ac8a-8e92a7756eab.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5519156/original/030487600_1772532421-unnamed__46_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526549/original/046089800_1773125255-Depositphotos_266017344_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5523706/original/057514000_1772857365-Gemini_Generated_Image_nzw5xmnzw5xmnzw5.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5501391/original/066351000_1770899239-training-wellness-healthy-weight-walking-motion.jpg)