Brebes, VIVA – Kasus pembunuhan disertai mutilasi yang menggegerkan warga Desa Sukareja, Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, akhirnya terungkap. Tim Resmob Satreskrim Polres Brebes berhasil meringkus pelaku kurang dari 24 jam setelah jasad korban ditemukan di dalam koper.
Pelaku diketahui bernama Rokib (45), warga Desa Sukareja. Ia ditangkap di rumah istrinya di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, pada Selasa dini hari, 17 Februari 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Kapolres Brebes AKBP Lilik Ardhiansyah mengatakan, penangkapan dilakukan di wilayah Majalengka.
"Tim Resmob Sat Reskrim Polres Brebes menangkap pelaku di wilayah Majalengka, Jawa Barat," kata Lilik, Selasa siang.
Saat diamankan, pelaku tidak melakukan perlawanan dan langsung dibawa ke Mapolres Brebes untuk pemeriksaan lebih lanjut. Dari tangan pelaku, polisi menyita sisa uang milik korban sebesar Rp15.622.000 serta telepon genggam korban.
Korban diketahui bernama Sapri (67), warga Desa Pende, Kecamatan Banjarharjo. Ia ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan, tubuhnya dimasukkan ke dalam koper dan dikubur di salah satu ruangan rumah warga.
Motif Sakit Hati
Dari hasil pemeriksaan, pembunuhan terjadi pada Minggu malam, 15 Februari 2026. Pelaku mengaku emosi saat korban menagih utang sebesar Rp16 juta.
"Saya bilang belum ada uang. Nunggu rumah orang tua saya di jual karena sampai saat ini belum laki terjual," kata Rokib.
Menurut pengakuannya, korban marah dan sempat menamparnya. Tidak terima diperlakukan demikian, pelaku mengambil batu dan memukul korban.
"Batu itu dipukulkan di bagian kepala dan bagian dada, dan juga di bagian tengkuk sampai korban meninggal dunia," jelas Lilik.
Berdasarkan hasil autopsi, korban meninggal akibat benturan benda tumpul di bagian belakang kepala. Ditemukan pula patah tulang dan kerusakan di sekitar tengkuk kaki serta dasar tulang kepala.
Jasad Dimutilasi dan Dikubur
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Setelah korban tak bernyawa, pelaku berusaha memasukkan jasad ke dalam koper. Namun karena tidak muat, ia memotong bagian kaki korban menggunakan cutter.
"Setelah dihilangkan nyawanya oleh pelaku, kemudian pelaku ini berencana memasukkan jasad korban ke dalam koper. Karena tidak cukup, kemudian pelaku memotong kaki," lanjut Lilik.
Halaman Selanjutnya
Pelaku lalu menguburkan koper berisi jasad korban di dalam bangunan rumah milik saudaranya.

3 weeks ago
5











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479806/original/021929400_1768990958-makanan_beku_sehat.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3429214/original/050982400_1618458325-dan-dealmeida-4aM_QE-HRLw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5124902/original/069816200_1738908499-glass-water-ai-generated.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500390/original/054028400_1770863825-IMG01145.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5523066/original/035189100_1772787502-andi_campak.jpeg)
