Dongkrak Ekosistem Mandalika, InJourney Sukses Bina Potensi Balap RI di Kancah Global

3 hours ago 2

Senin, 23 Maret 2026 - 13:36 WIB

Jakarta, VIVA – Holding BUMN sektor Aviasi dan Pariwisata Indonesia, PT Aviasi Pariwisata Indonesia alias InJourney, terus menjadi pendukung ekosistem The Mandalika sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) pariwisata bertaraf internasional.

Salah satu upayanya yakni melalui penguatan jalur pembinaan potensi balap bersama InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) dan Mandalika Grand Prix Association (MGPA), dengan menghadirkan berbagai program pembinaan dan kompetisi berjenjang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Direktur Utama InJourney, Maya Watono menyampaikan, langkah itupun berhasil membuktikan upayanya melalui pebalap muda Tanah Air binaan mereka, Veda Ega Pratama, yang sukses meraih posisi ketiga (P3) pada ajang Moto3 Grand Prix Brasil dan menjadikannya pebalap Indonesia pertama yang sukses naik podium di level tersebut.

“Kami bangga atas prestasi Veda Ega Pratama, yang berhasil mengharumkan nama Indonesia di level dunia. InJourney berperan sebagai bagian dari support system yang terus mendorong dan mendukung pembalap Indonesia untuk dapat bersaing secara global,” kata Maya dalam keterangannya, Senin, 23 Maret 2026.

Veda Ega Pratama, pebalap muda RI juara ketiga ajang Moto3 Grand Prix Brasil

Dia menambahkan, dukungan tersebut diwujudkan melalui pembangunan dan penguatan ekosistem motorsport nasional, termasuk melalui kehadiran Pertamina Mandalika International Circuit sebagai sirkuit berstandar internasional yang telah menggelar berbagai ajang balap dunia sejak 2021 seperti MotoGP dan World Superbike.

"Infrastruktur ini memberikan kesempatan bagi pembalap Indonesia untuk berlatih dan berkompetisi di lintasan dengan standar global, sehingga mampu meningkatkan kesiapan teknis, mental, dan daya saing di level internasional," ujarnya.

Plt. Direktur Utama ITDC, Ahmad Fajar menambahkan, prestasi Veda Ega Pratama menjadi bukti nyata bahwa pengembangan The Mandalika sebagai ekosistem sportainment tidak hanya menghadirkan ajang kelas dunia, tetapi juga mampu melahirkan talenta motorsport Indonesia yang berdaya saing global.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kehadirannya pada ajang Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 akan menjadi momentum penting untuk semakin memperkuat positioning The Mandalika sebagai destinasi sport tourism berkelas dunia," ujarnya.

Diketahui, pebalap muda Veda mulai merasakan atmosfer kompetisi di The Mandalika sejak 2021 melalui ajang Asia Talent Cup sebagai wildcard. Pada musim 2022, ia kembali berlaga dan mencatatkan kemenangan ganda di sirkuit tersebut, sebelum kemudian keluar sebagai juara Asia Talent Cup 2023.

Halaman Selanjutnya

Dia juga aktif berkompetisi di Mandalika Racing Series (MRS), masing-masing pada kelas 250cc pada 2023 dan naik ke kelas 600cc pada 2024. Kiprahnya berlanjut di level internasional dengan meraih posisi runner-up pada ajang Red Bull Rookies Cup 2025, yang menjadi batu loncatan penting sebelum akhirnya menembus ajang Moto3. Dengan banyaknya ajang yang diikuti, hal itu menjadikan sirkuit ini sebagai bagian penting dalam pembentukan kariernya.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |