VIVA – Persija Jakarta akan menghadapi Persib Bandung pada pekan kedua Super League 2026/27. Duel bertajuk El Clasico Indonesia tersebut berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu, 12 September 2026, pukul 15.30 WIB.
Laga ini menjadi sangat spesial karena Persija akhirnya kembali menjamu Persib di Jakarta setelah sekitar tujuh tahun. Pertemuan terakhir kedua tim di SUGBK terjadi pada 10 Juli 2019 dan berakhir dengan skor 1-1.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Persija datang dengan modal kemenangan 1-0 atas Borneo FC Samarinda pada pekan pertama. Sementara itu, Persib juga mengawali kompetisi dengan hasil positif setelah mengalahkan PSM Makassar 3-1. Namun, ada satu faktor yang membuat duel ini menarik.
Menurut pengamat sepak bola Bung Binder, bermain di hadapan puluhan ribu pendukung sendiri tidak otomatis menjadi keuntungan mutlak bagi Persija. Justru sebaliknya, atmosfer SUGBK yang dipenuhi Jakmania dapat menjadi tekanan tersendiri bagi para pemain Macan Kemayoran.
"Pertandingan besok (12 September) itu adalah ujian mentalitas atau mentality test bagi para pemain dari kedua tim," ujar Bung Binder dalam analisisnya di kanal YouTube Bola Bung Binder.
Tekanan tersebut muncul karena Persija tidak hanya bermain sebagai tuan rumah. Ada ekspektasi besar yang melekat setelah Shin Tae-yong dipercaya menangani tim. Kehadiran pelatih asal Korea Selatan itu membuat harapan Jakmania ikut meningkat. Persija tentu tidak sekadar ingin tampil kompetitif, tetapi juga membidik prestasi tinggi pada musim ini.
Persib Punya Keuntungan Mental
Bung Binder menilai para pemain Persib bisa tampil lebih lepas karena tekanan untuk menang tidak sepenuhnya berada di pundak mereka. Apalagi, skuad Maung Bandung diperkuat sejumlah pemain yang sudah merasakan atmosfer pertandingan besar. Sebagian dari mereka juga memiliki pengalaman mempersembahkan gelar untuk Persib.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Kondisi tersebut membuat Persib memiliki modal mental ketika harus menghadapi tekanan dari tribun SUGBK.
"Para pemain Persib nothing to lose. Justru bagi para pemain Persija, apalagi yang baru, yang mungkin belum pernah merasakan atmosfer seperti ini, juga sedikit banyak akan punya pressure," kata Bung Binder.
Halaman Selanjutnya
Situasi itu menjadi menarik karena secara teori Persija memang memiliki keuntungan sebagai tuan rumah. Namun, keuntungan tersebut bisa berubah menjadi tekanan apabila pertandingan tidak berjalan sesuai harapan.

10 hours ago
1











