Ekonomi RI Tumbuh 5,61% saat Global Bergejolak, Purbaya: Mesin Ekonomi Baru Dipanaskan

2 weeks ago 16

Minggu, 28 Juni 2026 - 14:31 WIB

Jakarta, VIVA – Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, saat ini pemerintah terus menggenjot upaya penguatan fondasi ekonomi nasional, reformasi birokrasi fiskal, serta meningkatkan peran sektor swasta dan investasi dalam mendorong aktivitas ekonomi.

Karenanya, saat berbicara di Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia 2026 di JCC Senayan, Jakarta, Purbaya pun mengaku optimis bahwa ekonomi Indonesia akan bisa tumbuh hingga mencapai 8 persen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saat kondisi global gonjang ganjing saja, (kuartal I-2026) kita masih bisa tumbuh 5,61 persen. Jadi mesin pertumbuhan ekonomi ini memang baru dipanaskan" kata Purbaya di kawasan Senayan, Jakarta, Minggu, 28 Juni 2026.

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa

Dia menjelaskan, salah satu mesin pendorong pertumbuhan ekonomi nasional itu misalnya seperti Lembaga pembiayaan ekspor Indonesia (LPEI) di bawah Kemenkeu, yang dipacu agar bisa menjadi salah satu motor penggerak ekspor.

Saat ini, LPEI bahkan tengah menggerakkan Program Pembiayaan Kawasan Ekonomi untuk UKM eksportir, yang menawarkan suku bunga 4-6 persen per tahun demi memacu pertumbuhan ekonomi.

Purbaya meyakini, pertumbuhan ekonomi dapat dipercepat secara bertahap. Caranya yakni dimulai dengan membawa laju ekonomi menuju kisaran 6 persen, dan terus meningkat seiring membaiknya iklim investasi, ekspor, dan produktivitas nasional.

Dia berpendapat, target itu masih realistis apabila seluruh instrumen kebijakan fiskal, moneter, dan sektor riil, bisa berjalan selaras. Hal ini misalnya dapat terlihat dari momentum pemulihan ekonomi sejak akhir 2025 lalu.

Bahkan, hal itu masih diperkuat oleh berbagai kebijakan pemerintah, yang berfokus pada peningkatan likuiditas, investasi, konsumsi masyarakat, serta percepatan belanja negara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Purbaya menambahkan, upaya lainnya untuk mendukung laju pertumbuhan ekonomi nasional, adalah melalui reformasi fiskal khususnya dibidang perpajakan dan kepabeanan.

Dia meyakini, langkah itu juga akan memperkuat penerimaan negara, sekaligus menciptakan ruang fiskal yang lebih besar untuk mendukung pembangunan.

Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) saat hadiri Rakorda DPD PSI Kota Bandar Lampung

Bukan Sekadar Lolos DPR, Jokowi Minta PSI Kejar Target Lebih Besar pada 2029

Presiden ke-7 RI Jokowi minta kader PSI tak cuma bangun struktur organisasi tapi juga memastikan mesin partai bekerja hingga ke tingkat desa jelang Pemilu 2029.

img_title

VIVA.co.id

27 Juni 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |