Fakta-Fakta Terbaru Pencarian 5 Wartawan Hilang di Perairan Selat Sunda, Kapal Perang Ikut Dikerahkan

4 hours ago 1

Kamis, 10 September 2026 - 13:10 WIB

VIVA – Pencarian lima wartawan yang hilang kontak saat meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau memasuki perkembangan baru pada Kamis, 10 September 2026. Tim SAR gabungan memperluas wilayah operasi setelah penyisiran dalam dua hari sebelumnya belum menemukan keberadaan rombongan.

Bukan hanya area pencarian yang diperluas, kekuatan armada juga bertambah. Pencarian kini melibatkan sejumlah kapal TNI Angkatan Laut dan menjangkau wilayah perairan Lampung sebagai langkah antisipasi apabila rombongan terbawa arus.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berikut fakta-fakta baru dalam pencarian lima wartawan yang hilang di Selat Sunda, sebagaimana dihimpun Viva pada Kamis, 10 September 2026.

1. Pencarian diperluas ke sisi utara Anak Krakatau

Salah satu perkembangan terbaru adalah perubahan sektor pencarian. Setelah wilayah selatan Gunung Anak Krakatau disisir hingga radius sekitar 20 nautical mile atau sekitar 37 kilometer, Tim SAR gabungan mulai memperluas operasi ke sisi utara.

Perubahan sektor tersebut dilakukan berdasarkan perhitungan arus laut, pergeseran ombak dan arah angin. Dengan kondisi tersebut, tim tidak lagi hanya berkonsentrasi di sektor selatan kawasan Gunung Anak Krakatau.

2. Tiga kapal perang TNI AL dikerahkan

Kekuatan pencarian juga bertambah dengan dilibatkannya tiga kapal perang TNI AL. Ketiga kapal tersebut adalah KRI Leuser-924, KRI Kerambit-627 dan KRI Lepu-861. Pengerahan kapal perang dilakukan untuk memperkuat operasi sekaligus membantu memperluas penyisiran di perairan Selat Sunda.

Selain tiga kapal tersebut, unsur TNI AL lainnya juga ikut mendukung pencarian, yakni KAL Anyer I.3-64, RHIB Peucang dari Lanal Banten dan KAL Siaga dari Lanal Lampung.

3. Penyisiran sudah mencapai puluhan nautical mile

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pencarian ternyata telah dilakukan dalam area yang sangat luas. Pada operasi hari kedua, KN SAR Tetuka dilaporkan melakukan penyisiran hingga 68,3 nautical mile. Sementara itu, KAL Anyer melakukan penyisiran hingga 69,5 nautical mile. Armada lainnya menyisir sejumlah wilayah yang dianggap memiliki kemungkinan terkait pergerakan rombongan.

Area tersebut mencakup Pulau Sebesi, Pulau Sebuku, Rakata, Pulau Panjang hingga kawasan Gunung Anak Krakatau. Meski penyisiran dilakukan dalam jarak yang cukup jauh, hingga pencarian hari kedua belum ditemukan tanda keberadaan rombongan.

Halaman Selanjutnya

4. Perairan Lampung kini masuk wilayah pencarian

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |