VIVA – FIFA memberi kabar buruk bagi Persib Bandung usai mendatangkan dua pemain Timnas Indonesia, Ragnar Oratmangoen dan Sandy Walsh. Keduanya kini terancam tak bisa diturunkan jika masalah ini tidak kunjung diselesaikan.
Persib Bandung saat ini tengah kembali menyusun ulang kekuatan menghadapi musim baru. Beberapa nama telah resmi dilepas, seperti Layvin Kurzawa, Sergio Castel, Rezaldi Hehanussa, hingga Federico Barba.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Namun, Persib Bandung langsung bergerak cepat dengan mendatangkan beberapa pemain yang tidak kalah mentereng. Setelah merekrut Gabriel Mutombo, Persib Bandung kemudian berturut-turut memperkenalkan pemain anyar. Mereka adalah Sandy Walsh, Luka Menalo, Gakuto Notsuda, dan Ragnar Oratmangoen.
Dengan pemain-pemain tersebut, tim besutan Igor Tolic diharapkan dapat berprestasi pada musim depan. Pasalnya, Pangeran Biru akan bermain di empat kompetisi sekaligus, yakni Super League, AFC Champions League Two, ASEAN Club Championship, dan Piala Liga Indonesia.
Di balik euforia tersebut, ada kabar buruk yang diberikan FIFA kepada Persib. FIFA Registration Ban hingga Sabtu, 4 Juli 2026, pukul 19.00 WIB, belum kunjung dicabut.
Sanksi tersebut resmi menjerat Persib sejak 29 Mei 2026 lalu. Klub kebanggaan Bobotoh itu dilarang mendaftarkan pemain baru ke sistem FIFA akibat sengketa kontrak dengan mantan bek asal Filipina, Daisuke Sato.
Kasus bermula dari pemutusan kontrak Sato pada 2023 usai posisinya digeser Kevin Ray Mendoza. Sato lantas menggugat hingga FIFA memutuskan Persib wajib membayar kompensasi yang, setelah proses banding ke Court of Arbitration for Sport (CAS), diturunkan menjadi sekitar Rp2,7 miliar.
Karena kompensasi itu tak kunjung dilunasi, FIFA pun menjatuhkan status "until lifted", alias tanpa batas waktu pasti. Artinya, Persib harus menyelesaikan terlebih dahulu urusan dengan Sato jika ingin sanksi tersebut dicabut.
Sandy Walsh
Photo :
- Instagram @buriramunitedofficial
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Situasi ini membuat Persib sementara waktu tidak bisa mendaftarkan pemain-pemain baru yang didatangkan, termasuk Sandy Walsh dan Ragnar Oratmangoen. Meski demikian, manajemen sempat memberikan penjelasan soal masalah ini beberapa waktu lalu.
Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, membeberkan alasan di balik langkah tersebut. Ia menegaskan larangan FIFA hanya berlaku pada tahap pendaftaran, bukan proses negosiasi maupun penandatanganan kontrak.
Halaman Selanjutnya
"Yang perlu dipahami, dengan adanya transfer ban tersebut, yang masih belum bisa dilakukan adalah mendaftarkan pemain ke dalam sistem," ujar Adhitia.

5 hours ago
1










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8004128/original/059258800_1780843343-word_media_image4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8256068/original/018149700_1781146804-20260609_153019.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8259900/original/052275700_1781518574-WhatsApp_Image_2026-06-15_at_17.01.22.jpeg)