Jakarta, VIVA – Bulan Ramadhan dikenal sebagai momentum spiritual yang sarat keberkahan dan limpahan pahala. Setiap amal kebaikan yang dikerjakan pada bulan suci ini diyakini bernilai berlipat ganda.
Keutamaan tersebut berlaku bagi seluruh umat Islam, baik laki-laki maupun perempuan. Scroll lebih lanjut yuk!
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Namun demikian, perempuan memiliki siklus biologis berupa haid atau menstruasi yang membuatnya tidak dapat menjalankan puasa dan sejumlah ibadah tertentu.
Kendati demikian, kondisi tersebut bukanlah penghalang untuk tetap menghidupkan Ramadan dengan berbagai amal saleh.
Dalam sebuah riwayat, diceritakan bahwa Sayyidah Aisyah pernah bersedih ketika mengalami haid menjelang pelaksanaan haji. Rasulullah saw kemudian menenangkannya dan menjelaskan bahwa haid adalah ketetapan Allah bagi perempuan, sehingga tidak perlu disesali.
Sebagaimana disebutkan dalam hadis riwayat Sahih al-Bukhari, yang artinya:
“Menceritakan kepaku Ali bin Abdilah, ia berkata: "Menceritakan kepadaku Sufyan, ia berkata: "Aku mendengar Abdurrahman bin Al-Qasim berkata: "Aku mendengar Al-Qasim bin Muhammad berkata: "Aku mendengar Aisyah berkata: "Kami keluar untuk melaksanakan haji. Ketika kami sampai di daerah Sarifa aku mengalami menstruasi."
Kemudian Nabi Muhammad saw mendatangiku sedang aku dalam keadaan menangis. Nabi Muhammad berkata: “Kenapa kamu, apakah kamu haid?” Aku menjawab: “Iya”.
Nabi Muhammad kemudian bersabda: “Itu adalah ketetapan yang telah digariskan oleh Allah kepada perempuan, tunaikanlah apa yang ditunaikan oleh orang yang berhaji selain thawaf.” (HR Al-Bukhari)
Berangkat dari pemahaman tersebut, berikut enam amalan yang dapat dilakukan perempuan haid selama Ramadhan, seperti dilansir dari laman NU Online:
1. Bersedekah
Sedekah merupakan ibadah yang tidak mensyaratkan keadaan suci. Keutamaannya sangat besar, bahkan Allah menjanjikan balasan berlipat ganda.
Dalam Al-Qur'an surah Al-Baqarah ayat 261 disebutkan, yang artinya:
“Perumpamaan orang-orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah adalah seperti (orang-orang yang menabur) sebutir biji (benih) yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipatgandakan (pahala) bagi siapa saja yang Dia kehendaki. Allah Mahaluas lagi Maha Mengetahui”. (QS Al-Baqarah: 261).
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
2. Melakukan Kerja Sosial
Mengisi Ramadhan dengan kegiatan sosial seperti membantu sesama, menyiapkan hidangan berbuka, atau terlibat dalam kegiatan kemasyarakatan merupakan bentuk nyata dari tolong-menolong dalam kebaikan. Dalam Al-Qur'an surah Al-Maidah ayat 2 ditegaskan, yang artinya:
Halaman Selanjutnya
“Tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa dan jangan tolong menolong dalam berbuat dosa dan permusuhan.” (QS Al-Maidah: 2).

3 weeks ago
7











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5124902/original/069816200_1738908499-glass-water-ai-generated.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3429214/original/050982400_1618458325-dan-dealmeida-4aM_QE-HRLw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5523066/original/035189100_1772787502-andi_campak.jpeg)
