Polri Tak Akan Pandang Bulu, Kejar Pelaku Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS

2 hours ago 1

Sabtu, 14 Maret 2026 - 14:00 WIB

Jakarta, VIVA – Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Johnny Eddizon Isir menegaskan pihaknya tak akan pandang bulu terkait pengungkapan pelaku penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus.

Ia menegaskan hal tersebut sesuai dengan atensi khusus yang diberikan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo terkait penanganan kasus ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kita segenap personel Polri dalam hal ini penyidik, baik yang ada di Polres Jakarta Pusat, yang ada di Polda Metro Jaya, termasuk dari Mabes Polri yang mem-backup, akan serius dan bersungguh-sungguh untuk membuat terang benderang, mengungkap, dan menangkap pelakunya, siapa pun dia," kata Isir dalam keterangannya, Sabtu, 14 Maret 2026.

Isir menyatakan bahwa penyelidikan bakal dilakukan secara ilmiah, profesional dan transparan sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Saat ini, kata Isir, pihaknya tengah menganalisis rekaman CCTV yang merekam detik-detik kejadian untuk mengungkap identitas pelaku.

Pemeriksaan saksi-saksi di lokasi juga masih terus dilakukan tim gabungan untuk membuat terangnya kasus tersebut.

"Pengumpulan berbagai alat bukti digital, dalam hal ini termasuk CCTV, yang kemudian sedang dalam proses untuk analisa lebih lanjut. Harapannya dapat teridentifikasi segera, ya. Mohon dukungan doa," jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, Koordinator KontraS Dimas Bagus Arya menyebut insiden tersebut terjadi setelah Andrie Yunus selesai melakukan kegiatan podcast di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Jakarta Pusat.

Menurutnya, serangan itu terjadi sekitar pukul 23.00 WIB usai Andrie menyelesaikan perekaman siniar bertajuk “Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia”.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, telah mengalami serangan penyiraman air keras oleh orang tidak dikenal yang mengakibatkan luka serius di sekujur tubuh, terutama pada area tangan kanan dan kiri, muka, dada, serta bagian mata,” kata Dimas.

Korban kemudian langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Berdasarkan hasil pemeriksaan, Andrie mengalami luka bakar sekitar 24 persen akibat cairan tersebut.

Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai

Aktivis Disiram Air Keras, Pigai: Premanisme Tak Boleh Dibiarkan, Usut Tuntas!

Menteri HAM, Natalius Pigai mengecam keras dugaan aksi kekerasan yang menimpa aktivis dari Wakil Ketua Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan, Andri Yunus.

img_title

VIVA.co.id

14 Maret 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |