Gelar PFpreneur 2026, Pertamina Dorong Kemandirian UMKM Perempuan

1 week ago 3

Selasa, 3 Maret 2026 - 15:00 WIB

Jakarta, VIVA – Pertamina melalui Pertamina Foundation menghadirkan program PFpreneur 2026. Gelaran ini merupakan pembinaan UMKM yang fokus pada perempuan yang diselenggarakan setiap tahun.

Perempuan pelaku usaha memiliki potensi besar dalam menggerakkan ekonomi keluarga dan komunitas. Program ini terbuka bagi perempuan Warga Negara Indonesia berusia minimal 18 tahun yang memiliki usaha aktif minimal enam bulan di sektor fashion, kerajinan, kuliner, dan agribisnis. Peserta mendaftar secara berkelompok (3–5 orang) dan wajib mengikuti seluruh rangkaian seleksi dan pembinaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Vice President CSR & SMEPP Pertamina, Rudi Ariffianto, menjelaskan bahwa PFpreneur menjadi bagian dari ekosistem atau journey pembinaan UMKM Pertamina sebelum pembinaan lanjutan di UMK Academy dan Pertapreneur Aggregator. Pendaftaran program PFpreneur dibuka pada 2 Maret hingga 29 Maret 2026 melalui laman pertaminafoundation.org

“PFpreneur ini adalah gerbang emas untuk menuju keluarga besar binaan Pertamina. Dimulai dari PFpreneur, para womenpreneur akan diberikan penguatan fondasi usaha, mulai dari mindset kewirausahaan, penguatan model bisnis dan brand produk, hingga keterampilan digital untuk pengelolaan keuangan dan pemasaran mereka. Ketika fondasinya sudah kuat, mereka akan melaju ke program pembinaan lanjutan, yakni UMK Academy dan Pertapreneur Aggregator,” ujar Rudi, dikutip dari keterangannya, Selasa, 3 Maret 2026.

Sejak diinisiasi tahun 2020, PFpreneur telah melatih 6.325 wirausaha perempuan dan 840 di antaranya telah menjadi binaan PFpreneur. Pada gelaran UMK Academy dan Petrapreneur Aggregator 2025, sebanyak 7 binaan PFpreneur yang menjadi champion UMK Academy dan 6 binaan menjadi finalis Top 10 Pertrapreneur Aggregator.

Salah satu kisah sukses binaan datang dari Papua, bernama Sasagu. Sasagu mengangkat kembali kearifan lokal Papua dengan mengolah sagu, pangan identitas masyarakat adat, menjadi produk modern bebas gluten melalui riset lebih dari empat tahun. 

Dipimpin Herlina sebagai womenpreneur yang gigih, Sasagu tidak hanya menghadirkan cookies, tepung premix, hingga cake berbasis sagu, tetapi juga membangun ekosistem usaha bersama petani dan mama-mama Papua.  Bergabung ke dalam PFpreneur, menjadi titik penguatan kapasitas dan perluasan jejaring usaha Sasagu hingga bisa tembus UMK Academy tingkat nasional dan mampu ekspor ekspor ke Papua Nugini, Jerman, dan Jepang.

Halaman Selanjutnya

President Director Pertamina Foundation Agus Mashud S. Asngari mengatakan PFpreneur menjadi inisiatif strategis yang dirancang oleh Pertamina Foundation untuk meningkatkan kapasitas, kemandirian, dan daya saing UMKM perempuan melalui pelatihan terintegrasi, kurasi berjenjang, hingga inkubasi bisnis berkelanjutan.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |