Generasi Z Dianggap Paling Tak Bisa Ganti Ban Mobil, Benarkah?

3 hours ago 1

Minggu, 5 Juli 2026 - 21:00 WIB

New York, VIVA – Kemampuan mengganti ban mobil sering dianggap sebagai salah satu keterampilan dasar yang sebaiknya dimiliki setiap pengemudi. Meski kini banyak layanan bantuan darurat yang bisa dipanggil melalui aplikasi, situasi tertentu tetap menuntut pengendara untuk bisa menangani masalah tersebut secara mandiri.

Namun, sebuah survei global terbaru menunjukkan adanya perbedaan persepsi antargenerasi soal kemampuan tersebut. Pengemudi dari Generasi Z justru menjadi kelompok yang paling sedikit dipercaya untuk melakukan penggantian ban ketika kendaraan mengalami masalah di perjalanan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Survei yang dilakukan Autotrader UK terhadap lebih dari 3.000 responden di 15 negara, dikutip VIVA Otomotif Minggu 5 Juli 2026 memperlihatkan bahwa mayoritas orang lebih memilih Generasi X jika harus meminta bantuan mengganti ban mobil. Sebanyak 57 persen responden secara global menilai kelompok usia tersebut paling dapat diandalkan untuk menangani pekerjaan sederhana di pinggir jalan.

Sebaliknya, Generasi Z hanya memperoleh dukungan sebesar 2 persen secara global. Bahkan di beberapa negara seperti Amerika Serikat, Inggris, Portugal, dan Australia, tidak ada satu pun responden yang memilih generasi termuda tersebut sebagai pilihan utama untuk membantu mengganti ban.

Meski begitu, hasil survei juga menunjukkan adanya perbedaan antara persepsi publik dan kepercayaan diri Generasi Z. Banyak responden muda mengaku yakin mampu melakukan penggantian ban sendiri apabila diperlukan.

Di Amerika Serikat, misalnya, 29 persen responden Generasi Z menyatakan memiliki kemampuan mengganti ban mobil. Sementara di Inggris, angkanya bahkan mencapai 43 persen, meski kepercayaan dari generasi lain terhadap kemampuan mereka masih tergolong rendah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Survei tersebut juga mengungkap perubahan cara generasi muda mempelajari keterampilan otomotif. Dibanding generasi sebelumnya yang lebih banyak belajar langsung dari keluarga, teman, atau bengkel, Generasi Z kini lebih sering mencari panduan melalui YouTube, TikTok, media sosial, hingga memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Menariknya, rendahnya tingkat kepercayaan dari publik belum tentu mencerminkan kemampuan nyata mereka. Dari responden Generasi Z yang pernah mencoba melakukan perbaikan kendaraan sendiri, lebih dari 80 persen mengaku berhasil menyelesaikan pekerjaan tanpa memperburuk kerusakan yang ada.

Ilustrasi mobil transmisi manual

Deretan Penyebab Mobil Bergetar saat RPM Rendah

Ada kalanya mobil justru mengeluarkan getaran yang terasa hingga ke setir, jok, atau lantai kabin meski mesin masih menyala dalam kondisi langsam (idle).

img_title

VIVA.co.id

5 Juli 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |