German Open 2026 Dikuasai China, Borong 4 Nomor Sekaligus

1 week ago 3

Selasa, 3 Maret 2026 - 11:00 WIB

Mulheim, VIVA – Dominasi China benar-benar terasa di ajang German Open 2026. Dari lima nomor yang dipertandingkan di turnamen level BWF World Tour Super 300 itu, empat gelar berhasil mereka amankan. Satu-satunya gelar yang lepas justru menjadi milik Prancis lewat duel panas kakak beradik di partai puncak tunggal putra.

Final yang digelar di Westenergie Sporthalle, Mülheim, Minggu 1 Maret 2026, menghadirkan cerita menarik. Sorotan utama tertuju pada pertemuan dua bersaudara, Christo Popov dan Toma Junior Popov, yang sama-sama membela Prancis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam laga yang berlangsung selama 47 menit itu, Christo Popov tampil lebih solid dan tenang. Unggulan pertama tersebut menang straight games 21-16, 21-15 atas sang kakak, Toma Junior.

Kemenangan ini menjadi yang ketiga bagi Christo dalam empat pertemuan terakhir melawan Toma Junior. Pertemuan ini juga menjadi final kedua mereka setelah sebelumnya bentrok di partai puncak Hylo Open 2025.

Atmosfer final terasa berbeda karena bukan hanya soal gelar, tetapi juga harga diri di antara dua bersaudara yang tumbuh bersama dalam satu sistem pembinaan. Namun di atas lapangan, profesionalisme tetap menjadi prioritas.

China Sapu Empat Gelar

Di saat Prancis merayakan gelar tunggal putra, China justru menunjukkan dominasi hampir sempurna. Empat dari lima nomor berhasil mereka kuasai, menegaskan kekuatan merata di hampir seluruh sektor.

Di ganda campuran, pasangan unggulan ketujuh Cheng Xing/Zhang Chi menundukkan wakil Denmark, Mads Vestergaard/Christine Busch, dua gim langsung 21-12, 21-17.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Partai tunggal putri dan ganda putri bahkan menghadirkan final sesama pemain China. Di tunggal putri, Han Qian Xi sukses menjegal unggulan pertama Wang Zhi Yi lewat pertarungan ketat 21-19, 22-20. Sedangkan di ganda putri, Bao Li Jing/Luo Xu Min mengalahkan Li Yi Jing/Wang Yi Duo dengan skor identik 21-16, 21-16.

Dominasi itu semakin lengkap ketika pasangan Chen Bo Yang/Liu Yi memastikan gelar ganda putra. Mereka bangkit setelah kalah gim pertama dan menundukkan wakil Prancis, Julien Maio/William Villeger, 17-21, 21-15, 21-12 dalam 64 menit.

Halaman Selanjutnya

Meski gagal juara, Villeger tetap melihat pencapaian mereka secara positif. Ia menyebut hasil di Mülheim sebagai pencapaian luar biasa dan menegaskan bahwa mereka kini semakin percaya diri untuk bersaing dengan pemain top dunia serta memenangkan laga-laga penting. Pernyataan itu dikutip dari Badminton Europe.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |