Gianni Infantino Tolak Cabut FIFA Peace Prize untuk Donald Trump: Dia Pantas Mendapatkannya

10 hours ago 2

Minggu, 1 Maret 2026 - 19:02 WIB

VIVA – Presiden FIFA, Gianni Infantino,menegaskan bahwa penghargaan FIFA Peace Prize yang diberikan kepada Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, tidak akan dicabut meski menuai kritik luas dari organisasi advokasi global. 

Pernyataan tersebut disampaikan Infantino pada awal Februari 2026 dalam wawancara dengan Sky News, menyusul desakan agar FIFA menarik penghargaan yang diberikan saat undian Piala Dunia 2026 di Washington, D.C., pada Desember 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penghargaan perdamaian edisi perdana FIFA itu diberikan kepada Trump setelah dirinya dinilai berkontribusi dalam upaya mempromosikan perdamaian global. Dalam pidato penyerahan trofi, Infantino menyebut dunia membutuhkan pemimpin yang mampu menyatukan masyarakat dan menunjukkan kepedulian terhadap kemanusiaan.

Donald Trump Terima Penghargaan FIFA Peace Prize

Namun keputusan tersebut langsung memicu kontroversi. Sejumlah kritikus menilai pemberian penghargaan kepada tokoh politik aktif berpotensi mencederai prinsip netralitas FIFA sebagai organisasi olahraga internasional. Kritik semakin menguat setelah berbagai kebijakan luar negeri Trump dinilai kontroversial oleh sebagian kalangan.

Infantino menegaskan tidak ada perubahan sikap dari FIFA terkait penghargaan tersebut. Ia menyatakan Trump layak menerima FIFA Peace Prize berdasarkan perannya dalam upaya mencapai gencatan senjata antara Israel dan Hamas.

“Secara objektif, dia pantas mendapatkannya,” kata Infantino, sebagaimana dilaporkan The Guardian. Ia menambahkan bahwa peran tersebut dinilai membantu menyelamatkan ribuan nyawa dalam konflik yang berlangsung.

Kontroversi semakin berkembang setelah organisasi advokasi global FairSquare mengajukan pengaduan resmi kepada Komite Etik FIFA. Mereka menilai pemberian penghargaan tersebut melanggar prinsip netralitas politik organisasi serta menyoroti kedekatan hubungan antara Infantino dan Trump, termasuk isu dukungan terhadap pencalonan Nobel Peace Prize.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Isu ini menjadi sorotan karena Piala Dunia 2026 akan digelar di Amerika Serikat sebagai salah satu tuan rumah turnamen. Infantino sebelumnya juga mengumumkan bahwa Trump dijadwalkan turut menyerahkan trofi kepada kapten tim juara pada final yang berlangsung 19 Juli 2026.

Infantino menyatakan trofi Piala Dunia nantinya akan diberikan bersama Presiden Amerika Serikat sebagai kepala negara tuan rumah, sesuai tradisi penyelenggaraan turnamen.

Timnas Iran vs Timnas Amerika Serikat di Piala Dunia 2022

Ini Negara Pengganti Jika Timnas Iran Mundur dari Piala Dunia 2026

Federasi Sepak Bola Iran mengisyaratkan timnas Iran berpeluang absen di Piala Dunia 2026 usai operasi militer AS. FIFA masih memantau perkembangan situasi.

img_title

VIVA.co.id

1 Maret 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |