Purbaya Pede IHSG Tak 'Kebakaran' Saat Dibuka Senin

4 weeks ago 19

Sabtu, 31 Januari 2026 - 23:30 WIB

Jakarta, VIVA – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa optimis Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan keluar dari zona merah dan bergerak naik ke level hijau pada pembukaan perdagangan Senin, 2 Februari 2026.

“Enggak (kebakaran). Pasti bergerak naiklah,” kata Purbaya kepada wartawan di Wisma Danantara, Jakarta Selatan, Sabtu, 31 Januari 2026.

Purbaya menuturkan, kekhawatiran pasar beberapa waktu terakhir disebabkan oleh dinamika manajemen bursa yang menimbulkan ketidakpastian.

Terlebih usai kabar pengunduran diri Iman Rachman dari jabatannya sebagai Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI).

Meski begitu, dia menyebut BEI dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memiliki sistem tata kelola yang dirancang agar proses pergantian pejabat dapat dilakukan secara efisien, sehingga tidak ada gangguan pada manajemen dan operasional bursa.

“Kalau sudah begitu, mereka (pasar) akan melihat fundamentalnya, kan. Fundamental ekonominya bagus. Saya perbaiki terus dan akan membaik terus ke depan. Tahun ini mungkin ekonominya bisa saya dorong mendekati 6 persen,” tuturnya.

Lebih lanjut, Purbaya pun meyakini IHSG masih memiliki ruang penguatan yang besar, sebagaimana siklus bisnis yang bisa berputar naik ke titik tertinggi setelah menyentuh titik terendah.

Meski peluang koreksi tetap terbuka, dia meyangsikan IHSG bakal bergerak melemah ke depan.

“Kalau peluang (koreksi), kemungkinan selalu ada. Cuma saya pikir peluangnya kecil. Fondasi (ekonomi) bagus, respons kebijakan dari bursa maupun OJK cepat, nggak ada kekacauan. Harusnya ini akan merupakan modal yang kuat sekali untuk tumbuh lebih kencang,” tandas Purbaya.

Sebelumnya pada Jumat, 30 Januari 2026, para petinggi bidang keuangan mengumumkan pengunduran diri dari jabatan secara beruntun dalam satu hari.

Jumat pagi, 30 Januari 2026, Iman Rachman mengumumkan pengunduran diri dari jabatannya sebagai Direktur Utama BEI.

Selanjutnya pada Jumat sekitar pukul 18.30 WIB, Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar bersama dua petinggi bidang pasar modal mengumumkan pengunduran diri, yang disusul oleh pengunduran diri Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK Mirza Adityaswara, sebagaimana siaran pers pada pukul 21.00 WIB.

OJK pada Sabtu, 31 Januari 2026, menetapkan Friderica Widyasari Dewi selaku Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen, sebagai Anggota Dewan Komisioner Pengganti Ketua dan Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK.

Halaman Selanjutnya

Selain itu, OJK juga menetapkan Hasan Fawzi selaku Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto, sebagai Anggota Dewan Komisioner Pengganti Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |