Harta Dirampas Taufik Hidayat, YTR dan Sahabatnya Sempat Bersekongkol Demi Merebut Kembali Hartanya

4 hours ago 1

Jumat, 26 Juni 2026 - 21:10 WIB

VIVA – Wanita berinisial YTR (29) menjadi korban dari kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan yang dilakukan oleh seorang pria bernama Taufik Hidayat.

Pelaku yang merupakan kekasih YTR kini telah diamankan oleh Polda Jawa Barat di sel khusus.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selama bersama pelaku, seluruh harta serta aset milik korban telah dirampas sehingga YTR tidak lagi memiliki harta benda apapun.

Ternyata, aksi yang dilakukan pelaku sudah berlangsung lama sejak korban masih bekerja di perusahaan.

Salah satu rekan kerja sekaligus sahabat, FW menceritakan curahan hati korban sebelum mengundurkan diri dari pekerjaannya.

FW tak kuasa menahan air matanya saat mendengar kisah pilu sahabatnya. Korban mengungkapkan seluruh penderitaan dan tekanan yang harus ia lalui selama menjalin hubungan dengan pelaku.

Sahabat FW itu mengungkapkan bahwa dirinya tidak bisa kabur karena seluruh hartanya telah dipegang oleh pelaku, termasuk motor, handphone, dan rekening milik korban.

FW dan YTR sempat merencanakan merebut kembali harta milik korban dengan cara membuat skenario.

“Korban meminta sedikit ada drama dengan saya sebelum perbincangan itu selesai. ‘Teh, nanti kan katanya gajian, uang saya dan ATM saya kan sudah dipegang oleh pelaku. Saya minta sedikit drama’,” ungkap FW pada acara Pagi Pagi Asik, tvOne.

Pelaku kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan, Taufik Hidayat

Photo :

  • kolase VIVA/ Instagram @hotmanparisofficial

Skenario mereka yaitu korban seolah-olah memiliki hutang pada FW sejumlah Rp10 juta, kemudian setiap bulan YTR harus mengirimkan uang sebesar Rp2 juta.

Saat hari gajian, FW mengirimkan pesan kepada korban dengan berpura-pura menagih hutang. Usaha ini dilakukan supaya korban mendapatkan uang saat dirampas oleh pelaku. 

Meski ditransfer, namun jumlah yang diberikan tidak sesuai. Pelaku hanya memberikan uang sebesar Rp500 ribu. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Memang di transfer, tapi tidak senilai Rp2 juta hanya Rp500 ribu. Dia membuktikan transferannya. Di foto itu juga terlihat pelaku yang mendampingi korban untuk transfer. Jadi sepertinya ada ancaman juga dari pelaku,” jelas FW.

Setelah itu, korban kembali tidak masuk kerja selama berhari-hari. Ternyata ia baru mengetahui bahwa YTR telah berhenti bekerja dari kantor, sementara surat pengunduran diri diberikan oleh Taufik Hidayat.

Halaman Selanjutnya

Sejak kejadian itu, FW tidak pernah bertemu lagi dengan sahabatnya.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |