Jakarta, VIVA – Netizen kembali dihebohkan dengan cuplikan sinetron Azab yang viral di media sosial. Tayangan tersebut menampilkan hukuman mengerikan bagi pelaku pengoplosan bahan bakar minyak (BBM), yang dinilai relevan dengan situasi terkini.
Fenomena ini mencuri perhatian publik di tengah maraknya pemberitaan mengenai dugaan korupsi dalam tata kelola minyak mentah dan produk kilang yang menyeret PT Pertamina. Scroll lebih lanjut ya.
Kejaksaan Agung (Kejagung) baru-baru ini mengungkap dugaan tindak pidana korupsi yang melibatkan pengoplosan BBM. Modus yang diidentifikasi adalah mencampur Pertalite (Ron 90) dengan zat tertentu agar menyerupai Pertamax (Ron 92). Praktik ini diperkirakan telah berlangsung sejak 2018 dan berpotensi merugikan negara hingga Rp193,7 triliun pada tahun 2023.
Dalam perkembangannya, Kejagung telah menetapkan tujuh tersangka dalam kasus ini. Mereka terdiri atas pejabat PT Pertamina Patra Niaga, PT Kilang Pertamina Internasional, serta beberapa pihak swasta yang diduga memiliki keterlibatan dalam skema pengoplosan tersebut.
Di tengah mencuatnya kasus ini, netizen menyoroti sinetron Azab yang kebetulan memiliki alur cerita serupa dengan isu aktual. Sinetron tersebut mengisahkan pasangan suami istri yang menjual bensin oplosan dan menyebabkan berbagai kecelakaan. Adegan dramatis dalam tayangan itu menunjukkan berbagai hukuman metaforis, mulai dari tokoh yang tenggelam di kilang bensin oplosan, tersambar petir, hingga liang lahat yang mengeluarkan bensin. Bahkan, diceritakan jenazah pelaku terbakar saat pemakaman.
Reaksi netizen pun beragam. Beberapa mengaitkan sinetron tersebut dengan kasus dugaan korupsi BBM yang tengah diselidiki. Salah satu komentar yang viral menyatakan, "Kasih VR tool, suruh tujuh orang itu nonton sinetron ini selama dua bulan, dua jam per hari, tapi kelopak matanya dijahit biar nggak bisa kedip." Sementara itu, pengguna lain berpendapat bahwa sinetron Azab sejatinya merupakan kritik sosial yang kerap luput dari perhatian masyarakat.
Peran 7 Pelaku Korupsi Minyak Pertamina
Photo :
- YouTube VIVA.CO.ID
"Sinetron Hidayah itu sebenarnya kritik sosial ke masyarakat, ibarat 'The Simpsons' versi lokal. Tapi orang-orang hanya fokus pada azabnya yang berlebihan," tulis seorang netizen.
Tak hanya itu, beberapa komentar lain juga menggunakan istilah dari dunia permainan daring untuk menggambarkan hukuman yang dialami para tokoh dalam sinetron tersebut.
"Seperti biasa, azabnya seperti combo skill Invoker. Bertubi-tubi. Semoga saja pelaku korupsi, saat meninggal nanti, benar-benar diazab seperti combo Invoker tanpa cooldown," ujar seorang warganet.
Halaman Selanjutnya
Source : YouTube VIVA.CO.ID