Jakarta, VIVA – IHSG dibuka menguat 22 poin atau 0,30 persen di level 7.564 pada pembukaan perdagangan Kamis, 23 April 2026.
Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman memprediksi, IHSG coba break resistance dengan potensi terkoreksi pada perdagangan hari ini.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"IHSG berpotensi menguat terbatas hari ini dan mencoba break resistance di 7.600. Jika gagal break di level tersebut, masih ada potensi terkoreksi kembali," kata Fanny dalam riset hariannya, Kamis, 23 April 2026.
Dia mengatakan, bursa Asia-Pasifik beragam pada perdagangan Rabu kemarin. Pergerakkan terjadi di tengah kekhawatiran yang meningkat karena perang di Timur Tengah dapat berlanjut, setelah Presiden AS, Donald Trump, memperpanjang gencatan senjata AS di Iran.
Trump mengklaim, langkah ini diambil berdasarkan fakta bahwa Pemerintah Iran sangat terpecah belah, dan atas permintaan Marsekal Lapangan Asim Munir, dan PM Shehbaz Sharif dari Pakistan.
"Kami telah diminta untuk menunda serangan kami terhadap negara Iran sampai para pemimpin dan perwakilan mereka dapat mengajukan proposal yang terpadu,” kata Trump dalam sebuah unggahan di Truth Social.
Indeks Nikkei 225 Jepang naik 0,40 persen, sedangkan Topix turun 0,67 persen. Ekspor di Jepang tumbuh 11,7 persen pada bulan Maret, ditopang oleh permintaan global yang solid dan kenaikan harga komoditas.
Di Korea Selatan, indeks Kospi naik 0,46 persen dan Kosdaq menguat 0,18 persen. Sementara itu, indeks S&P/ASX 200 Australia turun 1,18 persen dan Hang Seng Hong Kong melemah 1,22 persen.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Support IHSG berada di level 7.450-7.500 sementara resist IHSG di rentang 7.570-7.600," ujarnya," ujarnya.
Sebagai informasi, indeks-indeks saham Wall Street meningkat pada Rabu kemarin, didorong perpanjangan gencatan senjata AS-Iran serta kinerja emiten yang solid. Indeks S&P 500 menguat 1,05 persen, Nasdaq Composite melonjak 1,64 persen, dan Dow Jones Industrial Average naik 0,69 persen.
Bursa Asia Kinclong Susul Wall Street, Perpanjangan Gencatan Senjata AS-Iran Dongkrak Pasar
Bursa Asia menguat mengikuti Wall Street. Sentimen perpanjangan gencatan senjata AS-Iran dan kinerja korporasi dorong optimisme investor di pasar global.
VIVA.co.id
23 April 2026

1 week ago
4


























:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3064552/original/005518800_1583060624-zohre-nemati-6sNQftdA3Zs-unsplash.jpg)