Imbas Banjir di Sumatera, Mendagri Ungkap Masih Ada 11 Daerah Butuh Atensi Khusus Pemerintah

3 weeks ago 5

Rabu, 18 Februari 2026 - 13:30 WIB

Jakarta, VIVA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI, Tito Karnavian menegaskan masih ada beberapa wilayah kabupaten/kota yang memerlukan perhatian khusus pemerintah imbas bencana banjir bandang dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara (Sumut) dan Sumatera Barat (Sumbar). 

Hal itu disampaikan Tito dalam rapat Satgas Pascabencana antara DPR dan pemerintah di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 18 Februari 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menjelaskan di Provinsi Sumatera Barat terdapat 19 kabupaten/kota, dengan 16 di antaranya terdampak bencana. Dari jumlah tersebut, 13 kabupaten/kota dinyatakan sudah normal.

“Untuk provinsi sumbar ada 19 kabupaten/kota, yang terdampak ada 16 kami bisa nyatakan normal, tegas itu adalah 13 kabupaten/kota. Atau lebih kurang 81 persen yang mendekati normal tinggal 1,” kata Tito.

Sementara, kabupaten/kota di Sumbar yang masih membutuhkan perhatian khusus yaitu Agam dan Padang Pariaman. 

Kemudian, Sumatera Utara, Tito mengatakan masih ada dua daerah yang membutuhkan perhatian, yaitu Kabupaten Tapanuli Selatan dan Tapanuli Tengah.

Sementara di Aceh, terdapat 7 daerah perlu atensi karena sejumlah indikator seperti perekonomian, akses jalan, dan roda pemerintahan belum berjalan optimal.

"Kemudian yang perlu atensi khusus ini ada 7 yaitu Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Utara, Bireuen, Pidie Jaya. Itu yang di lowland. Yang di highland yang perlu atensi adalah Aceh Tengah dan Bener Meriah," pungkasnya.

Total keseluruhan daerah yang masih membutuhkan atensi khusus pemerintah sebanyak 11 kabupaten/kota.

Di sisi lain, Tito mengungkapkan pengungsi bencana banjir bandang dan tanah longsor di Sumatera sebanyak 12.944 orang. Ia menyebut jumlah tersebut berkurang dari total 2 juta lebih pengungsi.

Kepala Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera itu menjelaskan saat ini pengungsi masih ada di wilayah Aceh dan Sumatera Utara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Di tiga provinsi ini melibatkan korban yang meninggal dunia dalam data kita adalah 1.205 orang dan yang hilang 139 orang. Pengungsi juga tadinya 2 juta lebih sekarang menjadi lebih kurang 12.944 orang yang ada di tenda," kata Tito.

Ia mengatakan ada beberapa wilayah yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor di Sumatera. Rinciannya, ada 52 kabupaten/kota, 491 kecamatan dan 4.511 desa.

Halaman Selanjutnya

Selain itu, ada pula kerusakan terhadap fasilitas pendidikan, kesehatan, jembatan, hingga fasilitas ibadah.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |