Iran Pasang 5 Syarat ke AS untuk Lanjutkan Perundingan Putaran Kedua

13 hours ago 1

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:45 WIB

VIVA Iran dilaporkan mengajukan lima syarat untuk mau mengikuti perundingan putaran kedua dengan Amerika Serikat. Demikian dari sumber yang mengetahui masalah tersebut seperti dilaporkan Kantor Berita Fars, Selasa waktu setempat.

Sumber tersebut mengatakan bahwa Iran menganggap syarat-syarat tersebut sebagai jaminan minimum yang diperlukan sebelum memulai kembali dengan Amerika Serikat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dikutip dari laman Anadolu Agency, Rabu 13 Mei 2023, berdasarkan laporan tersebut, syarat yang diajukan Iran meliputi penghentian perang di semua front, terutama di Lebanon, pencabutan sanksi, pencairan aset Iran yang dibekukan, pemberian kompensasi atas kerusakan akibat perang, serta pengakuan atas hak kedaulatan Iran di Selat Hormuz.

Iran juga menyampaikan kepada mediator Pakistan bahwa keberlanjutan blokade angkatan laut AS di Laut Arab dan Teluk Oman setelah gencatan senjata semakin memperkuat ketidakpercayaan Teheran terhadap negosiasi dengan Amerika Serikat.

Laporan itu menambahkan bahwa kelima syarat tersebut ditetapkan semata-mata untuk menciptakan tingkat kepercayaan minimum agar pembicaraan dapat dimulai kembali. Teheran meyakini negosiasi baru tidak mungkin dilakukan tanpa penerapan nyata dari syarat-syarat tersebut.

Menurut Fars, Iran mengajukan lima syarat itu sebagai tanggapan atas proposal 14 poin dari AS.

Laporan tersebut mengklaim proposal Amerika sepenuhnya berat sebelah dan bertujuan mendapatkan melalui jalur negosiasi apa yang gagal dicapai Washington saat perang berlangsung.

AS dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari, yang kemudian memicu serangan balasan Teheran terhadap Israel dan sekutu-sekutu AS di kawasan Teluk, termasuk penutupan Selat Hormuz.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gencatan senjata mulai berlaku pada 8 April melalui mediasi Pakistan, tetapi pembicaraan di Islamabad gagal menghasilkan kesepakatan jangka panjang. Gencatan senjata itu kemudian diperpanjang oleh Presiden AS Donald Trump tanpa batas waktu yang ditentukan.

Pada Minggu, Iran mengirimkan responsnya terhadap proposal AS untuk mengakhiri perang melalui Pakistan. Namun, Trump menolaknya dan menyebut proposal tersebut sama sekali tidak bisa diterima.

Presiden AS Donald Trump dan Presiden China, Xi Jinping

Jelang Pertemuan Trump-Xi Jinping, China Peringatkan AS Soal Taiwan

Jelang pertemuan antara presiden AS, Donald Trump dan Presiden China, Xin Jinping yang dijadwalkan pada tanggal 14-15 Mei 2026, Beijing mendadak memberikan p

img_title

VIVA.co.id

13 Mei 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |