TNI Kembali Kirim Pasukan ke Lebanon, DPR Ingatkan Keselamatan Prajurit Prioritas Utama

3 hours ago 3

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:22 WIB

VIVA – Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono mengatakan keputusan pemerintah dan TNI untuk melanjutkan pengiriman personel TNI ke Lebanon merupakan wujud nyata komitmen Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia.

Dia menilai kehadiran pasukan perdamaian dari Indonesia yang tergabung dalam Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL), bukan hanya mencerminkan tanggung jawab internasional, tetapi juga memperkuat diplomasi Indonesia dalam menjaga stabilitas kawasan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Komisi I DPR RI menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh prajurit yang akan berangkat," kata Dave di Jakarta, Rabu, 13 Mei 2026.

Meski begitu, politikus Golkar ini menegaskan bahwa keselamatan dan kesejahteraan prajurit di Lebanon itu harus menjadi prioritas utama. Kementerian Pertahan dan TNI, kata dia, harus memastikan dukungan logistik serta koordinasi yang optimal dengan personel mitra internasional lainnya.

"Evaluasi berkelanjutan terhadap dinamika di lapangan perlu dilakukan agar setiap kebijakan tetap relevan dan prajurit dapat menjalankan tugas dengan aman," ujarnya

Dia menegaskan misi perdamaian itu perlu dijaga dengan profesionalisme tinggi, menjunjung nilai kemanusiaan, serta membawa nama baik bangsa. Komisi I DPR menekankan agar seluruh prajurit senantiasa menjaga disiplin, soliditas, dan semangat juang dengan sikap yang profesional.

"Sehingga kontribusi Indonesia semakin bermakna bagi perdamaian dunia," kata dia.

Dengan dukungan rakyat Indonesia, dia pun yakin bahwa kehadiran pasukan perdamaian Indonesia di Lebanon akan memperkuat diplomasi bangsa dan menjadi teladan bagi dunia dalam mewujudkan stabilitas serta keamanan internasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri RI Sugiono menyampaikan bahwa Indonesia akan mengirimkan 780 orang dari Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL) pada 22 Mei 2026.

"Tanggal 22 (Mei 2026) rencananya. (sebanyak) 780 orang (prajurit TNI berangkat ke UNIFIL)," kata Sugiono yang ditemui setelah pernyataan pers bersama antara Indonesia dan Singapura di Jakarta, Selasa, 12 Mei 2026. (ant)

Massa Buruh Aksi di Depan KPK

DPR Minta Pemerintah Cari Titik Tengah antara Buruh dan Dunia Usaha

Anggota Komisi XI DPR RI Puteri Komarudin meminta pemerintah menyeimbangkan kepentingan buruh dan dunia usaha demi menjaga investasi dan lapangan kerja.

img_title

VIVA.co.id

13 Mei 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |