Iran Tantang AS Perang Darat: Ini Akan Jadi Hal Besar

1 week ago 13

Kamis, 16 April 2026 - 16:40 WIB

VIVA –Penasehat militer senior Iran untuk Mojtaba Khamenei, Mohsen Rezaei melontarkan ultimatum kepada presiden Amerika Serikat, Donald Trump terkait aksinya memblokade Selat Hormuz. Dalam peringatannya, Rezaei menyebut kapal perang Amerika Serikat di Selat Hormuz kini sudah bisa dijangkau untuk diserang.

Mantan panglima Korps Garda Revolusi Iran itu bahkan menyebut kekuatan angkatan laut AS kini sudah menjadi target rudal Iran. Pernyataan ini semakin meningkatkan ketegangan di jalur perairan strategis tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melansir laman NDTV, Kamis 16 April 2026, dia bahkan menantang Amerika Serikat untuk melakukan invasi darat. Disebutnya akan menjadi hal besar jika AS melancarkan Imvasi darat ke Iran.

”Iran bisa menangkap ribuan sandera dan menukar setiap sandera dengan satu dolar,” kata dia.

Tak hanya itu saja, dia juga mengungkap bahwa Iran akan menenggelamkan kapal-kapal Amerika jika AS memutuskan untuk mengawasi jalur pelayaran penting itu.

“Trump ingin menjadi polisi di Selat Hormuz. Apakah itu benar tugas Anda? Apakah itu tugas militer sebesar Amerika Serikat?” ujarnya dalam siaran televisi pemerintah.

Dalam wawancara tersebut, penasehat militer Mojtaba Khamenei ini mengatakan bahwa peluncur rudal kemungkinan besar sudah dipindahkan oleh angkatan bersenjata Iran dan kini sedang diarahkan ke kapal Abraham Lincoln serta semua kapal perang Amerika.

“Kapal-kapal Anda akan ditenggelamkan oleh rudal pertama kami dan telah menciptakan bahaya besar bagi militer AS. Kapal-kapal itu jelas berada dalam jangkauan rudal kami, dan kami bisa menghancurkan semuanya. Kami tidak akan membiarkan satu pun lolos,” lanjutnya.

Saat ini, Amerika Serikat memberlakukan blokade militer di Selat Hormuz setelah Iran sempat membatasi lalu lintas kapal selama lebih dari enam minggu perang. Konflik tersebut kini sedang jeda dengan diberlakukannya gencatan senjata rapuh selama dua minggu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Soal Gencatan Senjata
Rezaei mengaku tidak setuju jika gencatan senjata diperpanjang, meski ia menegaskan bahwa keputusan tersebut tetap berada di tangan para pejabat terkait.

Ia juga mengingatkan para pejabat Iran agar lebih berhati-hati dibanding sebelumnya dalam melakukan negosiasi, terutama terkait isu ekonomi dengan Amerika Serikat.

Halaman Selanjutnya

Rezaei menegaskan bahwa dalam putaran perundingan berikutnya, justru Iran yang akan menetapkan syarat-syarat awal, bukan Amerika.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |