Iran Tetapkan Kepemimpinan Sementara Usai Ali Khamanei Tewas dalam Serangan AS-Isral

1 week ago 10

Minggu, 1 Maret 2026 - 12:05 WIB

VIVA – Pemerintah Iran segera membentuk kepemimpinan nasional untuk menjalankan tugas kenegaraan, sepeninggal Pemimpin Tertinggi mereka, Ayatollah Ali Khamenei tewas dalam serangan gabungan Amerika Serikat-Israel yang menghantam kediamannya, Sabtu, 28 Februari 2026.

Wakil Presiden Pertama Iran Mohammad Mokhber mengatakan Presiden Iran, ketua pengadilan, dan anggota Dewan Wali Iran akan menjalankan tugas Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei yang gugur dalam serangan tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Presiden, ketua pengadilan, dan seorang anggota Dewan Wali akan menjalankan tugas Pemimpin Tertinggi di masa kekosongan jabatan," ungkap kantor berita IRNA mengutip Wapres Mokhber.

Pada Sabtu pagi, waktu setempat, Amerika Serikat dan Zionis Israel melancarkan serangkaian serangan ke Iran, termasuk ibu kota Teheran, sehingga menyebabkan kerusakan infrastruktur dan jatuhnya korban jiwa rakyat sipil.

Iran kemudian melancarkan serangan rudal balasan ke wilayah Israel serta fasilitas militer AS di Timur Tengah.

Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei dikonfirmasi gugur akibat serangan rudal AS-Israel terhadap tempat kerjanya. Menyusul wafatnya Khamenei, pemerintah Iran mengumumkan masa berkabung selama 40 hari dan libur kerja selama seminggu. (ant)

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) dan Angkatan Darat Iran, dalam pernyataan tertulis mereka, bersumpah akan membalas kematian Khamenei.

 Pemimpin revolusi Iran, Ayatollah Ali Khamenei

Trump Ungkap Taktik AS-Israel Bunuh Khamenei dalam Serangan Presisi di Teheran

Media Israel menyebutkan sebanyak 30 bom dijatuhkan tepat berada di kediaman pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei di Teheran, menembus bunker tempatnya berada

img_title

VIVA.co.id

1 Maret 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |