Minggu, 28 Juni 2026 - 16:00 WIB
Jakarta, VIVA – Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengatakan, pasukan angkatan lautnya menargetkan posisi militer AS di selatan, sebagai tanggapan atas "agresi" AS di selatan Iran.
Dalam pernyataan yang disiarkan oleh televisi pemerintah, IRGC mengatakan AS melanggar komitmen yang terkait dengan gencatan senjata dan melakukan serangan udara di daerah pesisir Iran.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
IRGC mengatakan pasukan angkatan lautnya menanggapi dengan menargetkan posisi militer AS di seluruh wilayah tersebut.
Peluncuran rudal balasan yang dilakukan oleh Korps Garda Revolusi Islam (IRGC)
Mereka memperingatkan bahwa pengulangan serangan tersebut akan ditanggapi dengan respons yang "lebih luas dan lebih kuat".
IRGC menambahkan bahwa pengaturan yang mengatur navigasi melalui Selat Hormuz berada di bawah kesepahaman yang dicapai dengan Iran, menuduh Washington berupaya melanggar komitmen tersebut melalui "provokasi."
Sebelumnya, Komando Pusat AS (CENTCOM) mengatakan pasukan Amerika menyerang situs rudal, drone, dan radar Iran setelah menuduh Teheran melakukan serangan terhadap kapal dagang yang melintasi Selat Hormuz. (Ant).
Sudah di Ambang 32 Besar, Iran Tersingkir Secara Tragis karena Gol Menit 90+6 Austria
Iran gagal lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah gol Austria pada menit 90+6 mengubah nasib Team Melli. Simak kronologi dramatis yang menghancurkan mimpi Iran
VIVA.co.id
28 Juni 2026

2 weeks ago
5











