Bandung, VIVA – Kepolisian Daerah Jawa Barat mengungkapkan tersangka kasus penganiayaan dan penyekapan terhadap perempuan berinisial YTR, Taufik Hidayat, memiliki karakter bertemperamen tinggi berdasarkan hasil pemeriksaan dan pendalaman penyidik.
Kapolda Jawa Barat Irjen Rudi Setiawan mengatakan, penyidik telah meminta keterangan dari keluarga tersangka untuk mendalami karakter dan kondisi kejiwaannya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Hasil keterangan dari keluarganya menunjukkan karakter tersangka memang temperamental. Jika tidak mendapatkan sesuatu yang sesuai dengan harapannya, dia cenderung melakukan kekerasan," ujarnya.
Pelaku kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan, Taufik Hidayat
Photo :
- kolase VIVA/ Instagram @hotmanparisofficial
Selain itu, kata dia, hasil pemeriksaan sementara menunjukkan tersangka memiliki kebiasaan mengonsumsi minuman beralkohol, rasa cemburu yang tinggi terhadap korban, serta mengaku mengalami tekanan dalam pekerjaannya sebagai penagih utang.
Menurut Rudi, penyidik juga melibatkan ahli kejiwaan untuk mendalami kondisi psikologis tersangka sebagai bagian dari proses penyidikan.
Ia menjelaskan tersangka diduga berulang kali melakukan kekerasan terhadap korban menggunakan tangan kosong, benda tumpul, hingga benda tajam yang mengakibatkan korban mengalami luka berat di sejumlah bagian tubuh.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Selain memukul wajah korban, tersangka juga diduga menyundut tubuh korban dengan rokok serta menyekap korban dengan menguncinya di dalam kamar sebelum meninggalkannya dalam kondisi tidak berdaya," kata Rudi.
Hingga kini, penyidik Polda Jawa Barat masih melengkapi alat bukti dan memeriksa saksi untuk merampungkan berkas perkara sebelum dilimpahkan kepada jaksa penuntut umum. (Ant)
Momen Taufik Hidayat Terlihat Ingin Menangis Usai Dicecar Pertanyaan dari Awak Media
Tersangka kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan terhadap YTR, Taufik Hidayat, akhirnya muncul untuk pertama kalinya di hadapan publik. Seperti apa penampakannya?
VIVA.co.id
27 Juni 2026

2 weeks ago
16











