Kamis, 5 Maret 2026 - 03:40 WIB
Jakarta, VIVA –Israel mengancam akan menyingkirkan pemimpin rezim Iran berikutnya yang terpilih untuk menggantikan Ali Khamenei. Menteri Pertahanan Israel menyebut pihak tak segan membunuh jika penerus tersebut melanjutkan ideologi Ali Khamenei.
“Masing-masing pemimpin yang ditunjuk oleh rezim teror Iran untuk melanjutkan rencana menghancurkan Israel, mengancam Amerika Serikat dan dunia, serta menekan rakyat Iran akan menjadi target pasti untuk dieliminasi,” tulis Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, di akun media sosialnya X pada hari Rabu.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Katz mengatakan ia bersama Perdana Menteri telah memerintahkan militer Israel (IDF) untuk bersiap dan bertindak dengan segala cara demi menjalankan misi tersebut.
“Tidak masalah siapa namanya atau di mana dia bersembunyi. Perdana Menteri dan saya telah memerintahkan IDF untuk bersiap dan bertindak dengan segala cara untuk melaksanakan misi ini sebagai bagian integral dari tujuan kami,” kata Katz.
Pernyataan Katz ini muncul setelah laporan bahwa putra Khamenei, Mojtaba Khamenei, tengah dipertimbangkan untuk menggantikan ayahnya oleh kelompok kuat ulama senior Iran.
Media Israel dan saluran oposisi Iran melaporkan pada Selasa bahwa Mojtaba sudah terpilih, meski media pemerintah Iran belum mengonfirmasi apapun.
“Kami akan terus bertindak dengan kekuatan penuh, bersama mitra Amerika kami, untuk menghancurkan kemampuan rezim dan menciptakan kondisi bagi rakyat Iran untuk menggulingkan dan menggantikannya,” kata Katz.
Seperti diketahui, Ali Khamenei beserta sekitar 40 pejabat senior Iran, termasuk Menteri Pertahanan, Kepala Intelijen, Penasihat Keamanan Pemimpin Tertinggi, dan Sekretaris Dewan Pertahanan, tewas pada Sabtu dini hari, 28 Februari, dalam operasi gabungan AS-Israel di kompleks Khamenei di Teheran.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Saat itu, para pejabat Korps Pengawal Revolusi Iran tengah menggelar rapat penting di dalam kompleks yang dilindungi ketat tersebut, ketika jet tempur Israel menyerang pada siang bolong, menghancurkan gedung menjadi reruntuhan.
Setelah wafatnya Khamenei, Iran sementara diperintah oleh dewan transisi tiga orang, yang terdiri dari dua tangan kanan pemimpin tertinggi dan Presiden Masoud Pezeshkian. Dewan ini akan memimpin negara Timur Tengah itu hingga Majelis Ahli yang beranggotakan 88 orang memilih pemimpin baru.
Halaman Selanjutnya
Awalnya, diyakini bahwa Mojtaba Khamenei juga tewas dalam serangan itu, namun kabar mengenai namanya yang dipertimbangkan untuk menggantikan ayahnya menunjukkan ia masih hidup.

6 days ago
5











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479806/original/021929400_1768990958-makanan_beku_sehat.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3429214/original/050982400_1618458325-dan-dealmeida-4aM_QE-HRLw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5124902/original/069816200_1738908499-glass-water-ai-generated.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500390/original/054028400_1770863825-IMG01145.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5523066/original/035189100_1772787502-andi_campak.jpeg)
