Israel Izinkan 10 Ribu Jamaah Palestina ke Al Aqsa saat Ramadhan, Akses Hanya untuk Lansia dan Anak-anak

3 weeks ago 5

Kamis, 19 Februari 2026 - 00:02 WIB

VIVA – Israel mengumumkan hanya akan mengizinkan 10.000 jamaah Palestina untuk menghadiri salat Jumat di Masjid Al-Aqsa di Yerusalem timur selama bulan suci Ramadhan, yang dimulai pada hari Rabu, 18 Februari 2026.

Namun, otoritas Israel juga memberlakukan pembatasan masuk ke kompleks masjid. Akses hanya diberikan kepada pria berusia 55 tahun ke atas, wanita berusia 50 tahun ke atas, serta anak-anak hingga usia 12 tahun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sepuluh ribu jamaah Palestina akan diizinkan masuk ke Bukit Bait Suci untuk salat Jumat sepanjang bulan Ramadhan, dengan syarat mendapatkan izin harian khusus terlebih dahulu," kata COGAT, badan kementerian pertahanan Israel yang bertanggung jawab atas urusan sipil Palestina di wilayah pendudukan, dalam sebuah pernyataan.

"Masuk untuk pria akan diizinkan mulai usia 55 tahun, untuk wanita mulai usia 50 tahun, dan untuk anak-anak hingga usia 12 tahun jika didampingi oleh kerabat tingkat pertama."

Selama Ramadhan, ratusan ribu warga Palestina secara tradisional menghadiri salat di Al-Aqsa, situs tersuci ketiga dalam Islam yang terletak di Yerusalem timur. Wilayah tersebut direbut Israel pada 1967 dan kemudian dianeksasi dalam langkah yang tidak diakui secara internasional.

Pemerintahan Yerusalem Palestina menyatakan pekan ini bahwa otoritas Israel telah mencegah Waqf Islam — badan yang dikelola Yordania dan mengelola situs tersebut — untuk melakukan persiapan rutin menjelang Ramadhan, termasuk memasang struktur peneduh dan mendirikan klinik medis sementara.

Seorang imam senior Masjid Al-Aqsa, Sheikh Muhammad Al-Abbasi, mengatakan bahwa ia juga dilarang memasuki kompleks tersebut. "Saya telah dilarang masuk masjid selama seminggu, dan larangan itu dapat diperpanjang," katanya.

Abbasi mengatakan ia tidak diberitahu alasan larangan tersebut, yang mulai berlaku sejak Senin.

Berdasarkan kesepakatan yang telah lama berlaku, orang Yahudi boleh mengunjungi kompleks Al-Aqsa — yang mereka hormati sebagai lokasi kuil Yahudi pertama dan kedua — tetapi mereka tidak diizinkan untuk berdoa di sana.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Israel menyatakan tetap berkomitmen mempertahankan status quo tersebut, meskipun pihak Palestina khawatir pengaturan itu semakin terkikis.

Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah kelompok ultranasionalis Yahudi menentang larangan berdoa tersebut, termasuk politisi sayap kanan Itamar Ben-Gvir, yang berdoa di lokasi itu saat menjabat sebagai menteri keamanan nasional pada 2024 dan 2025.

Suasana salat tarawih perdana di Masjidil Haram Kota Mekkah, Arab Saudi

Dipadati Ratusan Ribu Jemaah, Suasana Salat Tarawih Perdana di Masjidil Haram Khusyuk dan Tertib

Ratusan ribu jamaah menunaikan salat Isya dan salat Tarawih dengan khusyuk pada malam pertama Ramadhan di Masjidil Haram di Kota Mekkah dan Masjid Nabawi di Madinah.

img_title

VIVA.co.id

18 Februari 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |