Israel Klaim Jatuhkan 1.200 Bom dalam Sehari, Menlu Iran: Anak-anak Tak Berdosa Dibunuh

1 week ago 8

Minggu, 1 Maret 2026 - 16:02 WIB

Teheran, VIVA – Angkatan udara Israel menyatakan telah menjatuhkan lebih dari 1.200 bom di Iran dalam serangan gabungan dengan Amerika Serikat (AS) selama 24 jam terakhir.

Dilansir dari AAl Jazeera pada Minggu, 1 Maret 2026, lokasi yang diserang di Iran adalah sekolah dasar perempuan di Minab, sebuah kota di Provinsi Hormozgan, Iran selatan, di mana setidaknya 148 orang dilaporkan tewas dan puluhan lainnya luka-luka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepulan Asap Pasca Serangan ke Iran

Photo :

  • Fatemeh Bahrami/Anadolu via Getty Images.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi melalui akun media sosial X mengatakan "bangunan itu dibom pada siang bolong, saat dipenuhi dengan murid-murid muda. Puluhan anak tak berdosa telah dibunuh di lokasi ini saja. Kejahatan terhadap rakyat Iran ini tidak akan dibiarkan begitu saja."

Pasukan elite Garda Revolusi Iran menyatakan bahwa operasi serangan paling ganas dalam sejarah Republik Islam Iran akan segera dimulai. Ancaman ini ditujukan kepada Israel dan Amerika Serikat.

Lembaga-lembaga negara Iran dengan cepat menyatakan akan membalas, setelah adanya konfirmasi bahwa Pemimpin Tertinggi negara tersebut, Ayatollah Ali Khamenei, tewas dalam serangan Amerika Serikat dan Israel pada hari Sabtu 28 Februari 202.

“Operasi serangan paling berat dalam sejarah Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran akan segera dimulai menuju wilayah pendudukan dan pangkalan para teroris Amerika,” demikian peringatan dari Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) beberapa waktu lalu seperti mengutip laman CNN World, Minggu 1 Maret 2026.

Pemerintah Iran dalam pernyataannya menyebutkan bahwa kejahatan besar ini tidak akan pernah dibiarkan tanpa jawaban dan akan membuka lembaran baru dalam sejarah dunia Islam.

Serangan Israel dibantu AS ke Iran

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, Supreme National Security Council (SNSC) menyatakan bahwa serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran akan memicu kebangkitan besar dalam melawan para penindas dunia.

SNSC, lembaga kuat yang mengoordinasikan strategi pertahanan dan keamanan nasional Iran, menegaskan bahwa Iran dan sekutunya justru akan menjadi semakin tangguh dan semakin bertekad.

Pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei

Iran Umumkan Pengganti Sementara Ayatollah Ali Khamenei

Setelah tewasnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, pejabat Iran pada Minggu mengumumkan bahwa sebuah dewan kepemimpinan akan mengambil alih tugas-tugasnya

img_title

VIVA.co.id

1 Maret 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |