VIVA – Atmosfer sepakbola nostalgia siap mengguncang Stadion Gelora Bung Karno pada 18 April 2026. Ajang Clash of Legends tetap berjalan panas, meski sempat diterpa perubahan besar di menit-menit akhir.
Rencana awal mempertemukan Real Madrid Legends kontra Barcelona Legends memang harus mengalami revisi. Real Madrid Legends dipastikan batal hadir. Namun, panggung megabintang tak lantas redup.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Sebagai gantinya, publik justru akan disuguhkan tim bertabur legenda dunia bertajuk DRX World Legends yang siap menantang Barcelona Legends dalam duel sarat nostalgia.
Perubahan ini diumumkan langsung oleh promotor, yakni Senyawa Entertainment, Mpro International, dan Dewa United dalam jumpa pers di kawasan GBK, Rabu 8 April 2026.
Duel panas ini akan dipimpin oleh wasit legendaris dunia, Pierluigi Collina, sosok ikonik yang dikenal tegas dan karismatik.
DRX World Legends sendiri tak bisa dianggap enteng. Deretan nama besar siap turun gunung, mulai dari Michel Salgado, Fabio Cannavaro, Claude Makélélé, David Silva, Keisuke Honda, Franck Ribéry, hingga Alessandro Del Piero.
Yang paling mencuri perhatian, legenda Brasil Ronaldo Nazário akan bertindak sebagai manajer tim—menambah aura bintang dalam laga ini.
Tak hanya legenda dunia, sentuhan lokal juga hadir. Nama-nama seperti Irfan Bachdim, Ismed Sofyan, dan Maman Abdurrahman siap memperkuat DRX World Legends.
Sementara itu, Barcelona Legends datang dengan skuad penuh nostalgia. Nama-nama seperti Rivaldo, Patrick Kluivert, Ricardo Quaresma, dan Javier Saviola siap memanjakan publik GBK.
“Kami memahami betul ekspektasi para fans, terutama penggemar Real Madrid yang mengharapkan kehadiran tim kesayangan mereka. Untuk itu, meski tidak dibalut dengan nama tim, Legenda- legenda Real Madrid ini tetap berkomitmen untuk hadir ke Jakarta. Kami juga telah mengumumkan line up pemain Barcelona Legend dan DRX World Legends yang akan tampil 18 April mendatang,” ujar Reza Subekti.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Dari pihak Dewa United, komitmen untuk tetap menghadirkan tontonan kelas dunia juga ditegaskan.
"Intinya kita ingin memberikan sebuah tontonan yang bisa menjadi kenang-kenangan karena ini kan sejarah ya. Tentu kita memberikan penggantinya yang terbaik. Harga membengkak tidak masalah show must go on. Kita ingin memuaskan kerinduan para penggemar," ujar Hardiyanto Kenneth.
Halaman Selanjutnya
Tak hanya soal hiburan, dampak ekonomi juga jadi sorotan. Event ini diyakini mampu menggerakkan berbagai sektor, dari UMKM hingga pariwisata, sekaligus memperkuat posisi Jakarta sebagai kota penyelenggara event internasional.

3 hours ago
1











