Jawab Segala Keresahan Publik, 6 Hal Penting yang Diungkap Pesulap Merah soal Kasus Penyekapan YTR

3 hours ago 1

Minggu, 5 Juli 2026 - 21:30 WIB

Jakarta, VIVA – Hingga saat ini, kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan yang dialami YTR masih menjadi perhatian publik. Perempuan asal Bandung itu ditemukan dalam kondisi mengenaskan setelah diduga mengalami kekerasan fisik dan psikis selama bertahun-tahun oleh kekasihnya, Taufik Hidayat. Selain mengalami luka di berbagai bagian tubuh, salah satu mata korban juga mengalami kerusakan serius yang membuatnya kehilangan penglihatan.

Di tengah simpati masyarakat, muncul berbagai spekulasi mengenai alasan YTR tetap bertahan bersama pelaku selama dua hingga tiga tahun. Salah satu anggapan yang ramai beredar di media sosial adalah dugaan bahwa korban berada di bawah pengaruh pelet atau ilmu gaib sehingga sulit meninggalkan pelaku.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pandangan tersebut mendapat tanggapan dari Pesulap Merah. Melalui kanal YouTube miliknya, ia menjelaskan bahwa kasus YTR lebih tepat dipahami melalui sudut pandang psikologi daripada dikaitkan dengan hal-hal mistis.

"Bukan pelet, bukan gaib, bukan magis, bukan ilmu-ilmu dukun apa pun. Sekarang saya akan jelaskan fenomena psikologis yang terjadi di kasus ini," ujar Pesulap Merah yang dikutip dari kanal YouTube-nya pada Minggu, 5 Juli 2026.

Menurutnya, ada sejumlah pola manipulasi yang lazim ditemukan dalam hubungan yang penuh kekerasan. Berikut enam poin penting yang disampaikan Pesulap Merah.

1. Dugaan Pelet Muncul karena Banyak Orang Belum Memahami Psikologi Korban

Pesulap Merah menilai anggapan bahwa korban terkena pelet muncul karena sebagian masyarakat kesulitan memahami mengapa seseorang tetap bertahan meski terus mengalami kekerasan.

Padahal, menurutnya, ilmu psikologi telah menjelaskan berbagai mekanisme yang membuat korban sulit keluar dari hubungan yang tidak sehat. Karena minimnya pemahaman tersebut, banyak orang kemudian memilih penjelasan yang dianggap lebih sederhana, yaitu mengaitkannya dengan unsur mistis.

"Bukan pelet, bukan gaib, bukan magis. Semuanya bisa dijelaskan dengan ilmu pengetahuan," katanya.

2. Hubungan Diduga Berawal dari Love Bombing

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam penjelasannya, Pesulap Merah menduga kekerasan tidak langsung terjadi sejak awal hubungan.

Ia menjelaskan adanya kemungkinan pelaku terlebih dahulu membangun citra sebagai pasangan yang sangat perhatian melalui metode yang dikenal sebagai love bombing. Pada fase ini, pelaku memberikan perhatian, kasih sayang, dan perlakuan istimewa secara berlebihan agar korban merasa sangat dicintai.

Halaman Selanjutnya

Pemilik nama asli Marcel Radhival tersebut mencontohkan dugaan tindakan Taufik yang pernah mendatangi tempat kerja YTR untuk memprotes atasannya karena korban sering lembur. Sekilas tindakan itu tampak sebagai bentuk kepedulian, tetapi menurutnya juga bisa menjadi bagian dari upaya membangun ketergantungan emosional.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |