JK Kembali Dilaporkan Terkait Dugaan Penistaan Agama Atas Ceramahnya

1 week ago 8

Rabu, 15 April 2026 - 23:30 WIB

Medan, VIVA – Gelombang laporan terhadap Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla kembali terjadi. Kali ini, Aliansi Masyarakat Sipil Sumatra Utara (Sumut) yang melaporkan JK ke Polda Sumut atas dugaan penistaan agama.

Laporan diterima dengan Nomor: STTLP/B/579/IV/2026/SPKT/POLDA SUMATERA UTARA. Aliansi menilai pernyataan JK dalam sebuah ceramah di Masjid Universitas Gadjah Mada (UGM) pada Maret lalu telah menyinggung ajaran agama Kristen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perwakilan aliansi sekaligus Ketua Sinode Gereja Laskar Kristus Indonesia (GLKRI), Bishop Dikson Panjaitan, menyebut narasi yang disampaikan JK terkait konflik Poso dan Ambon dinilai tidak tepat dan melukai umat Kristen. Bishop menegaskan, ajaran Kristen tidak pernah membenarkan tindakan membunuh, apalagi dikaitkan dengan konsep keagamaan.

"Pernyataan Pak Jusuf Kalla ini sungguh menistakan. Karena sudah menyangkut kepada substansi daripada kitab suci itu sendiri. Karena ajaran kristen itu khas dengan ajaran cinta kasih. Justru yang lebih kontras, Kristen itu diajarkan untuk mengasihi musuh, kasihilah musuhmu," ujarnya saat dihubungi wartawan, Rabu, 15 April 2026.

Menurutnya, pernyataan tersebut dinilai sangat melukai perasaan umat Kristen, baik di Tanah Air, maupun secara global.

"Apalagi beliau (JK) mengatakan Kristen membunuh Islam, padahal Islam bukan musuh, sampai sekarang jujur bahwa orang Kristen itu pada umumnya tidak pernah menganggap Islam itu musuh. Walaupun mungkin mereka ada yang sebagian menganggap itu, jadi itu sangat melukai perasaan umat Kristen di seluruh dunia, bukan hanya di Indonesia saja," kata dia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menegaskan, laporan yang diajukan aliansi ini merupakan inisiatif mandiri dan tidak berkaitan dengan kelompok lain yang sebelumnya juga melaporkan JK. Selain melaporkan ke polisi, aliansi juga berencana menggelar aksi damai sebagai bentuk pengawalan terhadap proses hukum yang berjalan. Mereka berharap langkah ini dapat mencegah munculnya sikap intoleransi di tengah masyarakat.

"Tidak ada kaitannya ataupun langkah kita mendukung organisasi tertentu atau berkaitan dengan itu. Yang kita laporkan murni adalah satu dorongan dari kita sendiri, tapi kita bersyukur karena ada kawan kita mendukung dari aliansi masyarakat sipil sumut. Sehingga kami bisa satu hati, sepakat, ramai untuk bahas ini dan diambil satu kesimpulan bahwa saya sebagai pelapor," tuturnya.

Halaman Selanjutnya

Sebelumnya diberitakan, polemik pernyataan ceramah Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK) berbuntut panjang. Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) bersama Pemuda Katolik resmi melaporkan JK ke SPKT Polda Metro Jaya, Minggu malam, 12 April 2026.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |