Kedubes AS di Riyadh Diserang Drone Iran, Donald Trump Ancam Balasan: 'Tunggu Saja'

1 week ago 7

Selasa, 3 Maret 2026 - 14:42 WIB

Jakarta, VIVA –Ledakan keras mengguncang kompleks Kedutaan Besar Amerika Serikat di Riyadh, Arab Saudi, pada Selasa dini hari, 3 Maret waktu setempat, dan memicu kebakaran di area tersebut.

Berdasarkan keterangan otoritas Arab Saudi, kebakaran terjadi setelah gedung kedutaan diserang dua drone. Serangan itu menyebabkan kebakaran berskala kecil dan kerusakan material ringan pada bangunan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

”Kedutaan Besar AS di Riyadh menjadi sasaran serangan oleh dua drone menurut perkiraan awal yang mengakibatkan kebakaran terbatas dan kerusakan material ringan pada bangunan,” kata juru bicara Kementerian Pertahanan Arab dikutip dari laman Al Jazeerah, Selasa 3 Maret 2026.

Setelah kejadian itu, kedutaan besar AS mengeluarkan pemberitahuan untuk berlindung di tempat bagi warga di Jeddah, Riyadh, dan Dhahran.

Sementara itu menyusul dengan serangan di kompleks kedubes AS di Riyadh, presiden AS, Donald Trump merespon. Donald Trump mengungkap kepada NewsNation bahwa pihaknya tak akan tinggal diam. Dia akan memberikan balasan atas serangan yang dilancarkan Iran ke Kedubes AS di Riyadh serta tewasnya anggota militer AS dalam konflik dengan Iran.

”Dalam waktu dekat publik akan mengetahui bentuk balasan atas serangan terhadap Kedutaan Besar AS di Riyadh serta atas tewasnya personel militer AS dalam konflik dengan Iran,” kata Donald Trump kepada seorang reporter media tersebut melalui unggaahan di X yang mengutip hasil wawancara dengannya.

Trump juga menambahkan bahwa ia tidak menilai perlu adanya pengerahan pasukan darat Amerika ke Iran, demikian dilaporkan media tersebut.

Sebagai informasi, beberapa hari terakhir ini terjadi serangan militer gabungan antara Amerika Serikat dan Israel ke Iran yang dimulai sejak 28 Februari 2026. Akibat serangan tersebut, pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei tewas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ali Khamenei tewas setelah serangan udara Israel menghantam kompleks kediamannya di Teheran. Tak tinggal diam, Iran kemudian membalas dengan menembakkan rudal ke arah Israel, menurut militer Israel. Sirene serangan udara berbunyi di beberapa wilayah, dan ledakan dilaporkan terjadi di Israel bagian utara.

“Masyarakat diminta mengikuti instruksi Komando Front Dalam Negeri. Saat ini, Angkatan Udara Israel sedang beroperasi untuk mencegat dan menyerang ancaman bila diperlukan guna menghilangkannya,” ,” kata militer Israel dalam pernyataan resmi.

Halaman Selanjutnya

Tak lama kemudian, pasukan Iran juga meluncurkan rudal ke sejumlah lokasi yang terkait operasi militer AS di kawasan, termasuk: pangkalan udara Al Udeid di Qatar, pangkalan udara Al-Salem di Kuwait, pangkalan udara Al-Dhafra di Uni Emirat Arab, markas Armada Kelima Angkatan Laut AS di Bahrain. Selain itu, ledakan juga terdengar di Riyadh, Arab Saudi. Pangkalan AS di Yordania juga dilaporkan menjadi sasaran.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |