Kementan Percepat Layanan Perizinan Pemasukan & Pengeluaran Benih serta SDG Tanaman

2 hours ago 1

Rabu, 15 Juli 2026 - 22:05 WIB

Jakarta, VIVA – Kementerian Pertanian melalui Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PVTPP), terus mempercepat transformasi layanan perizinan sektor perbenihan guna mewujudkan swasembada pangan dan hilirisasi komoditas pertanian.

Kepala Pusat PVTPP Kementan, Leli Nuryati mengatakan, upaya itu diwujudkan melalui penyederhanaan regulasi dan peningkatan kualitas layanan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Supaya proses perizinan pemasukan maupun pengeluaran benih serta sumber daya genetik (SDG) tanaman, menjadi lebih cepat, mudah, dan memberikan kepastian hukum bagi pelaku usaha," kata Leli dalam keterangannya, Rabu, 15 Juli 2026.

Benih tanaman yang dikelola Batan.

Photo :

  • VIVA.co.id/Mitra Angelia

Sebagai bagian dari langkah tersebut, Pusat PVTPP menyelenggarakan kegiatan Pendampingan Layanan Perizinan Pemasukan atau Pengeluaran Benih dan SDG Tanaman, di Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jawa Tengah di Semarang.

Kegiatan ini diikuti para pelaku usaha perbenihan dari berbagai daerah di Jawa Tengah, dan menjadi wadah dialog antara pemerintah dengan pelaku usaha untuk menyamakan pemahaman mengenai kebijakan terbaru di bidang perbenihan.

Leli mengatakan, penyediaan benih unggul merupakan fondasi utama dalam meningkatkan produktivitas pertanian, sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.

Karena itu, regulasi yang mengatur lalu lintas benih dan SDG tanaman harus mampu mengakomodasi kebutuhan dunia usaha tanpa mengabaikan aspek perlindungan sumber daya genetik Indonesia.

“Transformasi layanan perizinan terus kami lakukan agar lebih sederhana, cepat, dan akuntabel. Di sisi lain, regulasi juga harus mampu menjamin perlindungan terhadap sumber daya genetik sekaligus memberikan kepastian bagi pelaku usaha dalam menjalankan aktivitas usahanya,” ujar Leli.

Dia mengatakan, pendampingan seperti ini menjadi sarana penting bagi pemerintah, untuk menyampaikan berbagai perubahan kebijakan. Sekaligus menyerap aspirasi langsung dari pelaku usaha, yang selama ini menghadapi berbagai tantangan dalam proses perizinan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kegiatan ini sangat penting mengingat Semarang adalah kota besar yang memiliki potensi di perbenihan pertanain,” ujarnya.

Senada, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah, Defransisco Dasilva Tavares menegaskan, Jawa Tengah memiliki potensi besar sebagai salah satu sentra perbenihan nasional. Kekuatan tersebut ditopang oleh jaringan produsen benih swasta maupun penangkar masyarakat yang tersebar hampir di seluruh kabupaten dan kota.

Halaman Selanjutnya

“Kekuatan riil Jawa Tengah terletak pada jaringan penangkar swasta dan masyarakat yang adaptif dan tersebar di seluruh kabupaten,” ujarnya.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |