Riyadh, VIVA – Kapten klub Arab Saudi Al Nassr, Cristiano Ronaldo, dikabarkan memindahkan jet pribadinya dari Riyadh ke Madrid setelah muncul laporan mengenai meningkatnya ancaman keamanan di ibu kota Arab Saudi. Keputusan itu diambil di tengah kabar adanya dua jet Iran yang disebut-sebut membidik Kedutaan Besar Amerika Serikat di Riyadh.
Laporan dari media Inggris, The Sun, menyebutkan bahwa jet pribadi Ronaldo senilai 61 juta poundsterling meninggalkan Arab Saudi pada pertengahan malam. Keberangkatan tersebut terjadi setelah adanya informasi mengenai dugaan ancaman bom yang menargetkan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Riyadh, yang memicu kekhawatiran akan situasi keamanan di kawasan tersebut.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Berdasarkan data pelacakan penerbangan, pesawat yang dikelola oleh Global Jet Luxembourg itu lepas landas dari Riyadh sekitar pukul 20.00 waktu setempat dan mendarat di Madrid sekitar pukul 01.00 dini hari. Perjalanan udara tersebut memakan waktu kurang lebih tujuh jam. Hingga kini belum ada pernyataan resmi dari pihak Ronaldo terkait langkah pemindahan jet tersebut.
Cristiano Ronaldo pakai bisht tradisional Arab Saudi
Jet pribadi berwarna hitam itu dibeli Ronaldo pada 2024 setelah ia menjual pesawat lamanya bertipe Gulfstream G200. Pesawat mewah tersebut memiliki kapasitas sekitar 15 penumpang dan biasanya digunakan sang megabintang untuk bepergian bersama keluarganya, termasuk pasangannya, Georgina Rodriguez, serta anak-anak mereka.
Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran sendiri dilaporkan semakin meningkat dalam beberapa waktu terakhir. Situasi tersebut berdampak pada keamanan di sejumlah negara Timur Tengah, termasuk penutupan beberapa bandara sebagai langkah antisipatif.
Di tengah kondisi yang tidak menentu, langkah Ronaldo memindahkan aset berharganya ke Madrid dinilai sebagai bentuk kehati-hatian terhadap perkembangan situasi geopolitik yang sedang berlangsung.
Makin Panas! Prancis Kirim Kapal Induk ke Timur Tengah di Tengah Perang Iran Vs AS-Israel
Prancis mengerahkan kapal induk Charles de Gaulle dan kelompok serangnya ke Mediterania seiring meluasnya perang di Timur Tengah, kata Presiden Emmanuel Macron
VIVA.co.id
4 Maret 2026

1 week ago
3











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479806/original/021929400_1768990958-makanan_beku_sehat.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3429214/original/050982400_1618458325-dan-dealmeida-4aM_QE-HRLw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5124902/original/069816200_1738908499-glass-water-ai-generated.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500390/original/054028400_1770863825-IMG01145.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5523066/original/035189100_1772787502-andi_campak.jpeg)
