Ketika Aliran Darah ke Otak Tersumbat, Ini yang Terjadi pada Tubuh

3 hours ago 1

Sabtu, 19 September 2026 - 21:33 WIB

VIVA – Stroke merupakan salah satu kondisi yang dapat terjadi ketika aliran darah menuju otak terganggu. Salah satu jenisnya adalah stroke iskemik, yang terjadi akibat tersumbatnya pembuluh darah sehingga pasokan darah dan oksigen ke jaringan otak berkurang. Kondisi ini dapat memengaruhi berbagai fungsi tubuh dan membutuhkan penanganan medis secepat mungkin.

Otak membutuhkan pasokan oksigen dan nutrisi secara terus-menerus agar sel-selnya dapat bekerja dengan baik. Ketika aliran darah terhambat, jaringan otak di area yang terdampak dapat mengalami kerusakan. Dampaknya tidak hanya berkaitan dengan kemampuan bergerak, tetapi juga dapat memengaruhi kemampuan berbicara, melihat, mengingat, hingga menjaga keseimbangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berikut beberapa hal yang dapat terjadi pada tubuh ketika aliran darah ke otak tersumbat.

1. Sel otak kekurangan oksigen

Ketika pembuluh darah tersumbat, darah tidak dapat mengalir secara normal menuju bagian otak yang membutuhkan pasokan tersebut. Akibatnya, sel-sel otak mengalami kekurangan oksigen dan nutrisi.

Kondisi ini dapat berlangsung cepat karena jaringan otak sangat bergantung pada suplai darah. Semakin lama gangguan aliran darah berlangsung, semakin besar risiko terjadinya kerusakan jaringan.

2. Fungsi gerak dapat terganggu

Gangguan pada area tertentu di otak dapat memengaruhi kemampuan tubuh untuk bergerak. Salah satu tanda yang dapat muncul adalah kelemahan atau mati rasa pada wajah, lengan, maupun tungkai, terutama pada salah satu sisi tubuh.

Karena bagian otak tertentu mengatur fungsi tubuh pada sisi yang berlawanan, kerusakan akibat stroke dapat menimbulkan gangguan gerak yang berbeda-beda pada setiap pasien.

3. Kemampuan berbicara dan memahami bahasa dapat berubah

Stroke juga dapat memengaruhi bagian otak yang berkaitan dengan bahasa. Akibatnya, seseorang dapat mengalami kesulitan berbicara, menemukan kata yang tepat, memahami pembicaraan, atau berkomunikasi seperti biasanya Perubahan kemampuan bahasa tersebut dapat muncul secara tiba-tiba sehingga penting untuk mengenali gejalanya sebagai tanda yang membutuhkan pertolongan medis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

4. Penglihatan dan keseimbangan bisa terganggu

Gangguan aliran darah pada otak juga dapat memengaruhi fungsi penglihatan. Seseorang mungkin mengalami penglihatan kabur, kehilangan sebagian bidang penglihatan, atau perubahan visual lainnya.
Selain itu, stroke dapat mengganggu koordinasi dan keseimbangan. Kondisi tersebut dapat membuat seseorang sulit berjalan, mudah terjatuh, atau mengalami pusing yang muncul secara mendadak.

Halaman Selanjutnya

5. Kemampuan berpikir dan mengingat dapat terdampak

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |