Jakarta, VIVA – Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Ali Hanafiah mendukung pelibatan kantin sekolah dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, langkah tersebut dapat membuat penyaluran anggaran lebih tepat sasaran kepada siswa.
Dukungan itu disampaikan Ali Hanafiah menanggapi rencana pelibatan kantin sekolah, guru, dan kepala sekolah dalam pelaksanaan MBG sebagaimana disampaikan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S. Deyang.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
“Melibatkan kantin sekolah dan seluruh unsur sekolah dalam penyediaan makan bergizi gratis akan membuat anggaran yang dialokasikan pemerintah dapat diterima secara utuh oleh para siswa. Langkah ini juga diyakini mampu memutus mata rantai praktik penyimpangan dan kebocoran yang selama ini dikeluhkan masyarakat,” kata Ali dalam keterangannya, Sabtu, 6 Juni 2026.
Ali berharap kebijakan tersebut segera direalisasikan oleh Kepala BGN yang baru. Menurutnya, perubahan pola penyaluran diperlukan agar pelaksanaan program MBG berjalan lebih efektif dan transparan.
Ia menilai berbagai persoalan yang muncul dalam pelaksanaan program sebelumnya harus menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan ke depan.
“Kami berharap Kepala BGN yang baru dapat segera memperbaiki pola penyaluran makan bergizi gratis kepada para siswa. Program ini merupakan langkah mulia Presiden Republik Indonesia dalam meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia,” ujarnya.
Ali menegaskan KNPI mendukung penuh upaya BGN melakukan pembenahan dalam pelaksanaan program MBG. Ia berharap program tersebut dapat berjalan baik, transparan, dan bebas dari penyimpangan
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
“Pengalaman yang terjadi sebelumnya, termasuk kasus hukum yang menjerat sejumlah pihak di lingkungan BGN, harus menjadi momentum untuk melakukan pembenahan total,” tandasnya.
Dengan demikian, harapnya manfaat Program Makan Bergizi Gratis benar-benar dapat dirasakan oleh seluruh siswa di Indonesia.
Purbaya Sebut S&P Global Tak Ributkan MBG dan Koperasi Merah Putih, Tapi Ini yang Bikin Cemas
Purbaya menyebut lembaga pemeringkat internasional seperti S&P Global tidak meributkan program MBG hingga Koperasi Desa/Kelurahan Merah Purih dari sisi kesehatan fiskal.
VIVA.co.id
6 Juni 2026

5 hours ago
1















