Jakarta, VIVA – ituasi geopolitik global kembali menjadi sorotan setelah konflik antara Amerika Serikat dan Iran kian memanas. Eskalasi serangan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir disebut-sebut telah menelan banyak korban jiwa dan memicu kekhawatiran dunia internasional.
Di tengah kondisi tersebut, pendakwah muda Indonesia, Husein Jafar Al Hadar atau yang akrab dikenal sebagai Habib Jafar, menyampaikan pesan penting kepada masyarakat, khususnya umat Islam di Tanah Air. Scroll lebih lanjut yuk!
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Ketegangan terbaru ini dikabarkan turut menewaskan sejumlah tokoh penting Iran. Salah satu yang menjadi perhatian adalah Ayatollah Ali Khamenei, yang disebut-sebut gugur dalam rangkaian peristiwa tersebut.
Sosok yang telah memimpin Iran sejak 1989 itu sebelumnya menjabat sebagai presiden pada periode 1981–1989 dan menjadi figur sentral dalam dinamika politik negara tersebut selama lebih dari tiga dekade.
Serangan militer yang dilancarkan oleh Amerika Serikat bersama sekutunya, termasuk Israel, menyasar sejumlah titik strategis di Iran, termasuk ibu kota Teheran.
Agresi tersebut tidak hanya menyebabkan kerusakan infrastruktur, tetapi juga menimbulkan korban sipil.
Berdasarkan laporan yang dihimpun dari kantor berita nasional, jumlah korban meninggal dunia telah mencapai 57 orang, sementara puluhan lainnya mengalami luka-luka.
Bahkan, sebuah sekolah dasar putri di Kota Minab, Provinsi Hormozgan, dilaporkan turut terdampak serangan rudal.
Merespons situasi yang semakin tidak menentu ini, Habib Jafar melalui unggahan Instagram pribadinya menyampaikan imbauan.
"Teman-teman, kita akan hadapi tata kelola dunia baru. Bersiaplah. Cari apa yang bisa kita perjuangkan, fokus mempelajarinya, menyiapkannya, dan memperjuangkannya. Utamanya untuk muslim saat ini dan ke depan adalah sains & teknologi," pesan Habib Jafar, mengutip Instagram storiesnya, Rabu 4 Maret 2026.
Ia menekankan pentingnya penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi sebagai bekal menghadapi era baru yang penuh tantangan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Di sisi lain, pemerintah Indonesia terus mengupayakan jalur diplomasi guna mendorong penyelesaian damai. Dampak konflik ini diprediksi akan meluas, termasuk pada sektor ekonomi global.
Harga minyak mentah dan emas disebut berpotensi melonjak tajam akibat ketidakstabilan kawasan Timur Tengah.
Lebih lanjut, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Teheran memastikan kondisi warga negara Indonesia di Iran dalam keadaan aman.
Halaman Selanjutnya
Duta Besar Republik Indonesia untuk Iran dan Turkmenistan, Rolliansyah (Roy) Soemirat, menyampaikan bahwa sekitar 329 WNI yang terdaftar resmi di KBRI Teheran berada dalam pemantauan dan belum menghadapi ancaman langsung.

1 week ago
3











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479806/original/021929400_1768990958-makanan_beku_sehat.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3429214/original/050982400_1618458325-dan-dealmeida-4aM_QE-HRLw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5124902/original/069816200_1738908499-glass-water-ai-generated.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500390/original/054028400_1770863825-IMG01145.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5523066/original/035189100_1772787502-andi_campak.jpeg)
