Jakarta, VIVA – Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Marciano Norman, mengambil sikap tegas terkait kasus dugaan pelecehan seksual yang menimpa atlet panjat tebing dan kickboxing nasional. Marciano mendesak agar pelaku diberikan sanksi terberat, yakni larangan berkecimpung di dunia olahraga Indonesia seumur hidup.
Pernyataan keras ini disampaikan Marciano usai bertemu dengan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir serta atlet kickboxing Viona Amalia Adinda Putri, yang menjadi salah satu korban, di Jakarta, Jumat.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Ini sangat memalukan dan tidak boleh ada di lingkungan kita. Ke depan, pelaku-pelaku ini tidak boleh hadir dalam kegiatan olahraga, dan tidak boleh menjadi anggota organisasi olahraga di Indonesia selamanya," tegas Marciano dilansir dari ANTARA.
Sanksi Administratif dan Proses Hukum
Saat ini, kasus tersebut telah masuk dalam ranah kepolisian. Marciano menyatakan dukungan penuhnya terhadap proses hukum yang sedang berjalan. Menurutnya, jika pelaku terbukti bersalah secara hukum, organisasi olahraga harus segera menindaklanjutinya dengan menutup ruang gerak pelaku untuk kembali ke dunia olahraga.
KONI Pusat juga bersinergi dengan Menpora untuk memastikan dunia olahraga Indonesia bersih dari segala bentuk kekerasan dan pelecehan seksual.
Prioritas Perlindungan dan Pemulihan Atlet
Selain mengecam pelaku, Marciano menekankan bahwa perlindungan terhadap atlet harus menjadi prioritas utama. Mengingat atlet adalah "patriot olahraga" yang mengorbankan banyak hal demi bangsa, mereka berhak mendapatkan perlakuan terbaik dan lingkungan latihan yang aman.
Sebagai langkah nyata, KONI Pusat menyiapkan dukungan pemulihan mental melalui bidang sport science yang dipimpin oleh Ketua Umum Ikatan Psikologi Olahraga (IPO), Lilik Sudarwati.
“Psikolog-psikolog olahraga yang terbaik itu ada di KONI. Kami akan dengan senang hati dan merupakan tanggung jawab kami untuk memberikan dukungan pemulihan mental atlet yang merasa terpukul akibat kasus ini," tambahnya.
Instruksi bagi Organisasi Olahraga
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Marciano juga menginstruksikan seluruh jajaran KONI di 38 provinsi, Ibu Kota Nusantara (IKN), serta 81 induk cabang olahraga untuk memberikan perhatian serius guna mencegah terulangnya kasus serupa.
Ia mengimbau kepada seluruh insan olahraga, termasuk para orang tua atlet, untuk berani bersuara. Marciano meminta mereka tidak ragu melaporkan segala tindakan yang menjurus pada pelecehan seksual kepada KONI Pusat, baik melalui surat resmi maupun media sosial.
Diserang dan Dituding Tanpa Bukti Terkait Kasus Pelecehan Seks, Ustaz Solmed: Kok Bisa-bisanya Sih Nyasar ke Saya?
Pendakwah Soleh Mahmud atau yang akrab disapa Ustaz Solmed mendadak menjadi perbincangan hangat. Hal itu terjadi setelah muncul kabar mengenai dugaan kasus pelecehan seks
VIVA.co.id
14 Maret 2026

16 hours ago
1











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5124902/original/069816200_1738908499-glass-water-ai-generated.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3429214/original/050982400_1618458325-dan-dealmeida-4aM_QE-HRLw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5523066/original/035189100_1772787502-andi_campak.jpeg)