VIVA – Timnas Korea Selatan dipastikan tersingkir dari Piala Dunia 2026 pada Minggu (28/6/2026) pagi WIB. Mereka sudah tidak bisa lagi menjadi salah satu tim peringkat ketiga terbaik usai Republik Demokratik Kongo mengalahkan Uzbekistan dengan skor 3-1.
Taeguk Warriors masih berpeluang lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 meski finis ketiga di Grup A. Kekalahan dengan skor 0-1 dari Afrika Selatan pada pekan terakhir membuat tim asuhan Hong Myung-bo harus menunggu hingga saat-saat terakhir untuk lolos ke fase knockout.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Mereka memiliki tiga poin dari tiga laga berkat kemenangan 2-1 atas Republik Ceko. Namun, Korsel berada dalam kondisi yang rentan karena selisih gol minus satu (-1).
Peluang untuk lolos masih terbuka hingga hari terakhir fase grup. Namun, mereka perlu berharap agar RD Kongo dan Aljazair tidak mendapatkan poin di laganya masing-masing.
Peluang untuk Korsel sempat mencuat setelah Uzbekistan berhasil unggul dari RD Kongo di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta. Pada menit ke-10, Eldor Shomurodov sudah membawa Uzbekistan unggul.
Tujuh menit kemudian, gol Nathanael Mbuku yang menyamakan skor dibatalkan oleh VAR. RD Kongo masih tertinggal 0-1 hingga jeda turun minum.
Jika keunggulan Uzbekistan bertahan hingga akhir, maka Korsel masih punya peluang lolos. Namun, RD Kongo kemudian mendapatkan penalti pada menit ke-68 yang berhasil diselesaikan dengan baik oleh Yoane Wissa.
Fiston Mayele kemudian membalikkan skor untuk Kongo pada 10 menit berselang. Di masa injury time, Kongo mengunci kemenangan 3-1 berkat gol kedua Wissa.
Dwigol dari striker Newcastle United itu menghadirkan mimpi buruk untuk Korsel. Dengan hasil ini, Taeguk Warriors dipastikan tidak bisa finis di delapan besar klasemen peringkat ketiga terbaik.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Kongo finis ketiga di Grup K dengan catatan yang lebih baik, yaitu empat poin. Kini, hanya tinggal ada satu tim peringkat ketiga lagi yang perlu mengamankan tempatnya.
Korea Selatan tidak memiliki peluang lagi untuk lolos, namun Iran masih memilikinya. Setelah duel Kongo melawan Uzbekistan, Iran berada di peringkat kedelapan dalam klasemen tim peringkat ketiga terbaik.
Halaman Selanjutnya
Nasib mereka akan ditentukan oleh duel antara Aljazair dan Austria, yang akan berlangsung sesaat ini. Iran perlu berharap agar ada pemenang dalam duel ini.

2 weeks ago
8











