Kylian Mbappe: Gianluca Prestianni Mengucap ‘Kamu Monyet’ Lima Kali ke Vinicius

3 weeks ago 5

Rabu, 18 Februari 2026 - 08:49 WIB

VIVA – Bintang Real Madrid, Kylian Mbappe, menyatakan bahwa pemain Benfica, Gianluca Prestianni, tidak pantas bermain di Liga Champions setelah dugaan insiden rasisme terhadap Vinicius Junior.

Insiden tersebut terjadi dalam laga leg pertama play-off Liga Champions di Estadio da Luz, Rabu 18 Februari 2026 dini hari WIB. Akibatnya laga sempat terhenti sekitar 11 menit.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Insiden terjadi tak lama setelah Vinicius mencetak gol pembuka Real Madrid melalui tendangan melengkung ke sudut atas gawang lima menit setelah jeda. Selebrasinya berujung kartu kuning karena dianggap memprovokasi suporter tuan rumah.

Dalam situasi tersebut, Prestianni terlihat mengatakan sesuatu kepada Vinicius. Penyerang asal Brasil itu kemudian berlari ke arah wasit untuk melaporkan dugaan ucapan rasis.

Vinicius Junior laporkan peain Benfica, Gianluca Prestianni diduga usai lontarkan ujaran rasis terhadapnya

Mbappe menjadi salah satu pemain yang paling vokal menanggapi kejadian tersebut. Ia menilai tindakan tegas perlu diambil.

“Kita harus memberi contoh bagi anak-anak. Ini adalah Liga Champions, ada hal-hal yang tidak bisa kita terima. Dunia sedang memperhatikan kita,” kata Mbappe kepada Movistar+, dikutip dari Football Espana.

Ia menegaskan tidak memiliki masalah dengan suporter, klub, maupun staf Benfica, namun menilai perilaku individu harus diproses.

“Kita tidak bisa menerima pemain seperti itu bermain di Liga Champions; dia tidak pantas di sana. Tapi kita lihat saja apa yang terjadi. Biarkan UEFA yang mengambil keputusan. Ini kasus yang serius,” sambungnya.

Mbappe juga mengungkap versi kejadian yang ia saksikan langsung di lapangan.

Momen pemain Benfica Gianluca Prestianni diduga lontarkan ujaran rasis ke Vinicius Junior

“Apa yang saya lihat sangat jelas, pemain nomor 25 telah mengatakan kepada Vini lima kali, ‘Kamu monyet.’” ungkap Mbappe.

Menurutnya, penting bagi pemain memberikan penjelasan agar publik memahami situasi yang sebenarnya terjadi di lapangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mbappe mengatakan skuad Real Madrid sempat mempertimbangkan meninggalkan lapangan sebagai bentuk respons, naun urung dilakukan.

Pertandingan akhirnya dilanjutkan dan Real Madrid mempertahankan keunggulan 1-0 hingga laga usai. Dengan diaktifkannya protokol anti-rasisme, UEFA diperkirakan akan melakukan investigasi atas insiden tersebut.

Momen pemain Benfica Gianluca Prestianni diduga lontarkan ujaran rasis ke Vinicius Junior

Kecam Dugaan Rasisme ke Vinicius Junior, Alexander-Arnold: Memalukan dan Menjijikkan

Trent Alexander-Arnold mengecam dugaan rasisme terhadap Vinicius Junior saat Real Madrid menang atas Benfica di Liga Champions, menyebut insiden itu aib bagi sepak bola.

img_title

VIVA.co.id

18 Februari 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |