Minggu, 28 Juni 2026 - 10:00 WIB
Jakarta, VIVA – Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Sabtu, 27 Juni 2026 mengatakan, militer AS telah melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Iran.
"Pesawat Amerika Serikat baru saja menyerang lokasi penyimpanan rudal dan drone Iran, serta lokasi radar pantai," kata Trump melalui platform Truth Social.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Trump menyebut, serangan tersebut sebagai respons atas tindakan Iran yang menurutnya "kembali melanggar perjanjian gencatan senjata".
Presiden AS Donald Trump di Gedung Putih
"Ini merupakan respons atas pelanggaran perjanjian gencatan senjata, lagi!" ujarnya.
Trump juga memperingatkan bahwa Washington dapat mengambil langkah militer yang lebih luas apabila situasi terus memburuk.
"Mungkin akan tiba saatnya ketika kami tidak lagi dapat bersikap masuk akal, dan akan dipaksa untuk menyelesaikan secara militer pekerjaan yang telah kami mulai dengan sangat sukses. Jika itu terjadi, Republik Islam Iran tidak akan ada lagi!" ujarnya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Sebelumnya, media Iran melaporkan terjadinya serangan di Pulau Qeshm dan di dekat Kota Sirik, serta di sekitar Kota Pelabuhan Bandar-e Lengeh di bagian selatan negara itu.
Sementara itu, Komando Pusat Militer Amerika Serikat (CENTCOM) mengonfirmasi telah menyerang sejumlah target di Iran sebagai tanggapan atas dugaan serangan Iran terhadap sebuah kapal niaga yang melintasi Selat Hormuz. (Ant).
Korea Selatan Resmi Tersingkir dari Piala Dunia 2026 usai Uzbekistan Dilindas RD Kongo 1-3, Iran di Ujung Tanduk
Korea Selatan dipastikan tersingkir dari Piala Dunia 2026 pada Minggu (28/6/2026) pagi WIB. Mereka sudah tidak bisa lagi menjadi salah satu tim peringkat ketiga terbaik.
VIVA.co.id
28 Juni 2026

2 weeks ago
15











