Lasarus: Komisi V DPR Tidak Pernah Minta Alfamart dan Indomaret Ditutup

2 weeks ago 12

Senin, 23 Februari 2026 - 20:30 WIB

Jakarta, VIVA – Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus menegaskan, DPR RI tidak pernah mengeluarkan pernyataan dukungan untuk menutup Alfamart dan Indomaret di seluruh wilayah Indonesia. Menurutnya, berita DPR mendukung Alfamart dan Indomaret ditutup adalah hoax dan tendensius.

“Saya sampaikan dan bisa disaksikan lewat rekaman rapat antara Komisi V DPR RI dan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal tidak ada pernyataan kami yang meminta Alfamart dan Indomaret supaya ditutup, terlampir akan kami lampirkan kesimpulan rapat sebagai bukti dokumen resmi keputusan rapat,” kata Lasarus, kepada wartawan, Jakarta, Senin 23 Februari 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal itu menanggapi informasi yang beredar melalui media sosial Instagram oleh pihak tertentu yang tidak bertanggung jawab. Dalam instagram tersebut menampilkan foto Ketua DPR RI Puan Maharani seolah mengeluarkan pernyataan bahwa DPR RI memberikan dukungan terkait penutupan Alfamart dan Indomaret tersebut.

“Dalam instagram tersebut menampilkan Ibu Puan Maharani Ketua DPRRI yang sangat saya kagumi dan hormati dengan ini saya Lasarus.S.Sos.M.Si, menyatakan yang membuat pernyataan terkait sebaran Alfamart dan Indomaret tersebut adalah saya bukan Ibu Puan Maharani,” terang Lasarus.

Lasarus menegaskan, penyebar berita hoax melalui media sosial Instagram tersebut memiliki niatan tertentu dan tidak bertanggung jawab. 

“Sekali lagi saya ingin sampaikan Instagaram yang beredar dengan menampilkan foto Ketua DPRRI Ibu Puan Maharani dengan tulisan” DPR DUKUNG MENTERI DESA TUTUP ALFAMART-INDOMARET DEMI KOPERASI DESA” adalah berita HOAX dan tendensius,” tegas Lasarus.

Lasarus menjelaskan, adapun pernyataan yang disampaikan adalah berdasarkan keluhan masyarakat terutama pedagang toko kelontong yang terpaksa harus ditutup karena kalah bersaing dengan konglomerat yang merambah bisnis sampai ke pelosok desa bahkan dusun di seluruh Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Atas dasar itu, Lasarus menyampaikan pemikiran, agar gerai Alfamart dan Indomaret dibatasi cukup sampai Kabupaten dan Kecamatan. Hal itu bertujuan agar roda perekonomian di desa serta memberi kesempatan kepada pedagang sembako di Desa dan Dusun serta Bumdes atau Koperasi Desa dapat berjalan.

“Saya menyampaikan pemikiran supaya Alfamart dan Indomaret cukup sampai kabupaten dan kecamatan saja, dengan pemikiran biarlah rantai pasok kebutuhan pokok masyarakat desa dan dusun beri kesempatan kepada pedagang sembako di Desa dan Dusun serta Bumdes atau Koperasi Desa saja. Bukti rekaman bisa dilihat secara terbuka di laman pemberitaan resmi DPR,” tegas Lasarus.

Halaman Selanjutnya

Sebelumnya, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto mengatakan, jika Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih sudah berjalan, maka penyebaran bisnis minimarket harus disetop.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |