Ledakan di Kedubes AS Norwegia Diduga Terkait Eskalasi Perang Iran

3 hours ago 1

Senin, 9 Maret 2026 - 13:58 WIB

VIVA – Ledakan yang terjadi pada di Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Oslo, Norwegia, Minggu 8 Maret 2026, diduga merupakan aksi terorisme, kata polisi Norwegia. Kedutaan besar di ibu kota Norwegia tersebut mengalami kerusakan ringan setelah ledakan pada Minggu dini hari..

Pihak kepolisian menyatakan telah berkomunikasi dengan pihak Kedubes AS dan memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Salah satu hipotesisnya adalah bahwa itu adalah aksi terorisme, tetapi kami belum sepenuhnya yakin," kata Frode Larsen, kepala unit investigasi dan intelijen gabungan kepolisian, kepada penyiar publik Norwegia NRK seperti dilansir BBC, Senin. 

Pihak berwenang Norwegia mengatakan mereka sedang berhubungan dengan diplomat AS, dan penyelidikan atas insiden tersebut sedang berlangsung.

Seorang juru bicara Departemen Luar Negeri AS mengatakan mereka "menyadari adanya insiden di Kedutaan Besar AS di Oslo" dan sedang menyelidikinya.

Berbicara kepada NRK kemudian pada hari Minggu, Larsen menekankan bahwa "kita harus terbuka terhadap kemungkinan bahwa mungkin ada penyebab lain di balik apa yang telah terjadi".

Dalam pernyataan sebelumnya, polisi Norwegia mengatakan bahwa "sumber daya besar" dikirim ke area sekitar kedutaan AS sekitar pukul 01:00 waktu setempat pada hari Minggu (00:00 GMT), setelah adanya laporan ledakan keras sekitar pukul 01.00 waktu setempat atau pukul 07.00 WIB, Senin. 

"Polisi sedang berdialog dengan kedutaan dan tidak ada laporan cedera," tambah pernyataan itu.

Michael Dellemyr, yang memimpin respons polisi, mengatakan kepada NRK bahwa ledakan terjadi di pintu masuk umum gedung tersebut. Ia mengatakan petugas polisi telah melakukan pencarian di area sekitar kedutaan di distrik Morgedalsvegen, Oslo, sekitar 7 km (4 mil) di luar pusat kota.

Dellemyr mengatakan polisi juga telah mengeluarkan imbauan untuk meminta informasi dari siapa pun yang mungkin melihat atau mendengar sesuatu tentang insiden tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Foto-foto yang diunggah di media sosial kemudian menunjukkan pecahan kaca di salju di luar pintu masuk bagian konsuler gedung, retakan di pintu kaca serta noda gelap di lantai keramik.

Otoritas Norwegia menggambarkan insiden tersebut sebagai "tidak dapat diterima", dengan Menteri Luar Negeri Espen Barth Eide menekankan bahwa "keamanan misi diplomatik sangat penting bagi kami".

Halaman Selanjutnya

Ia menambahkan bahwa ia telah menghubungi kuasa usaha kedutaan AS, Eric Meyer, terkait insiden hari Minggu tersebut.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |