Jakarta, VIVA – Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) menyepakati pengangkatan jajaran dewan komisaris periode 2026-2030. Mantan Dirjen Pajak Fuad Rahmany secara aklamasi diangkat menjadi komisaris utama.
Dikutip dari keterangan resmi perusahaan, Jumat, 19 Juni 2026, para pemegang saham juga menyetujui pengangkatan Indra Christanto dan Margeret M Tang sebagai Komisaris.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Sebelumnya, A Fuad Rahmany pernah menjabat sebagai Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK), Departemen Keuangan (2006–2011), Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (2009–2014), Direktur Jenderal Direktorat Jenderal Pajak, Kementerian Keuangan (2011–2014), serta menjabat sebagai lomisaris di beberapa perusahaan lain sejak tahun 2014.
Sementara itu, Indra Christanto saat ini menjabat sebagai Presiden Direktur PT Panin Sekuritas Tbk setelah sebelumnya menjabat sebagai Direktur PT Panin Sekuritas Tbk pada periode 2012–2018.
Indra juga memiliki pengalaman lain sebagai Direktur Equity PT Andalan Artha Advisindo (2003–2011), anggota Komite Anggaran KSEI (2020–2021), anggota Departemen Perantara Pedagang Efek APEI (2020–2023), anggota Komite Perdagangan PT Bursa Efek Indonesia (2020–2022), serta anggota Komisi Disiplin PT Bursa Efek Indonesia (2022–2024).
Adapun, Margeret M Tang pernah memimpin KSEI sebagai Penanggung Jawab Sementara (Pjs.) Direktur Utama pada periode 2014–2015, setelah sebelumnya menjabat sebagai Direktur pada periode 2010–2014. Kemudian, Margeret juga pernah menjabat sebagai Direktur Utama pada 2015–2016.
Selain itu, Margeret juga memiliki pengalaman sebagai Komisaris PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (2016–2023), Komisaris Independen PT Bintraco Dharma Tbk (2016–2020), dan Komisaris Independen PT Mandiri Manajemen Investasi (2015–2019).
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Dengan demikian jajaran dewan komisaris KSEI periode 2026-2030 yakni Komisaris Utama A Fuad Rahmany, Komisaris Indra Christanto dan Margeret M Tang
Sebagai informasi, dalam RUPST KSEI, dihadiri oleh pemegang saham KSEI yang mewakili 5.820 jumlah saham yang memiliki hak suara, atau 97,98 perzen dari total 6.000 jumlah saham yang memiliki hak suara tersebut.
Dipilih OJK Jadi Bos BEI Definitif, Jeffrey Hendrik Tegaskan Ini
Jeffrey berharap berbagai upaya reformasi pasar modal yang telah dilakukan, dapat mendorong BEI menjadi Bursa berkelas dunia yang sejajar dengan bursa-bursa negara maju.
VIVA.co.id
19 Juni 2026

1 hour ago
1














:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5575090/original/094355400_1778037587-cropped-6b94bc59-8fb4-4b76-874b-71a6a7262057.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3225899/original/035012600_1599019411-photo-1522844990619-4951c40f7eda__2_.jpg)