Jakarta, VIVA – Di era serba digital, menulis daftar belanja di secarik kertas mungkin terlihat kuno. Banyak orang kini lebih memilih mencatat kebutuhan lewat aplikasi di ponsel. Namun menurut kajian psikologi dan ilmu saraf, kebiasaan menulis dengan tangan bukanlah tanda tertinggal zaman. Justru sebaliknya, itu adalah bentuk proses kognitif yang lebih dalam dan lebih kuat dibanding sekadar mengetik di layar.
Otak Bekerja Berbeda Saat Menulis Tangan
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa aktivitas menulis tangan mengaktifkan lebih banyak area otak yang berkaitan dengan pembelajaran, memori, serta pemrosesan sensorik dan motorik. Saat pena bergerak di atas kertas, otak tidak hanya memproses kata, tetapi juga gerakan, tekanan, dan ritme tulisan. Kombinasi ini menciptakan jalur saraf yang lebih kaya dibanding mengetik di layar datar.
Psikolog Isabelle Thibaud menjelaskan bahwa tindakan fisik menulis merangsang bagian otak yang berbeda dibanding mengetik. Artinya, ada keterlibatan mental yang lebih aktif ketika seseorang menulis secara manual, seperti dilansir dari Global English Editing.
Tak heran jika banyak orang merasa lebih mudah mengingat sesuatu yang ditulis tangan. Ketika Anda menuliskan “susu, telur, roti”, otak tidak hanya merekam daftar kata tersebut, tetapi juga pengalaman fisik saat membentuk huruf-hurufnya.
Mengurangi Distraksi Saat Berbelanja
Penelitian lain dari ahli perilaku konsumen seperti Huang menemukan bahwa penggunaan daftar digital di ponsel sering memicu distraksi. Saat membuka aplikasi catatan, notifikasi email, pesan, atau media sosial bisa mengalihkan perhatian.
Akibatnya, fokus berbelanja terganggu dan pembelian impulsif lebih mungkin terjadi.
Sebaliknya, daftar di kertas tidak berbunyi, tidak berkedip, dan tidak menawarkan godaan lain. Ia hanya berfungsi sebagai pengingat sederhana. Hal ini membantu otak tetap fokus pada tujuan utama, membeli kebutuhan yang memang sudah direncanakan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Melatih Perencanaan dan Pengendalian Diri
Menulis daftar belanja dengan tangan juga memaksa kita berpikir lebih terstruktur. Kita membayangkan isi kulkas, mengingat stok dapur, hingga merencanakan urutan belanja di toko. Proses ini melibatkan perencanaan, memori kerja, dan pengendalian diri.
Halaman Selanjutnya
Psikolog Evan Risko menyebut bahwa pengingat eksternal membantu otak menggunakan sumber daya mental secara lebih efisien. Kertas menjadi alat bantu sederhana yang memungkinkan pikiran tetap terorganisir tanpa gangguan tambahan.

2 weeks ago
5











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479806/original/021929400_1768990958-makanan_beku_sehat.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5124902/original/069816200_1738908499-glass-water-ai-generated.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3429214/original/050982400_1618458325-dan-dealmeida-4aM_QE-HRLw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500390/original/054028400_1770863825-IMG01145.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5523066/original/035189100_1772787502-andi_campak.jpeg)
