Senin, 16 Maret 2026 - 22:50 WIB
VIVA – Warga Muslim Palestina terpaksa melaksanakan salat Isya dan Tarawih di jalanan kawasan Kota Tua Yerusalem setelah otoritas Israel terus menutup akses menuju kompleks Masjid Al-Aqsa selama lebih dari dua pekan terakhir.
Menurut laporan Pemerintah Provinsi Yerusalem, ibadah pada Minggu, 15 Maret 2026, malam digelar di area sekitar Gerbang Herodes dan Gerbang Damaskus karena jamaah tidak diizinkan memasuki kawasan masjid yang berada di Kota Tua.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Sejak beberapa hari terakhir, pasukan keamanan Israel juga memperketat penjagaan di berbagai titik Kota Tua. Ratusan aparat dikerahkan di sepanjang wilayah dari Wadi al-Joz hingga Gerbang Damaskus, serta meluas ke Gerbang Singa, sehingga kawasan tersebut terlihat seperti area militer.
Otoritas Israel telah menutup kompleks Masjid Al-Aqsa selama 16 hari dan mencegah warga Muslim Palestina memasuki lokasi suci tersebut untuk beribadah. Penutupan itu disebut berkaitan dengan alasan keamanan di tengah perang antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran yang masih berlangsung.
Akibat pembatasan tersebut, berbagai kegiatan ibadah selama bulan suci Ramadhan, termasuk salat Tarawih dan i’tikaf, tidak dapat dilakukan di dalam Masjid Al-Aqsa.
Pemerintah Kegubernuran Yerusalem menyatakan kondisi pembatasan ketat seperti ini belum pernah terjadi sejak Israel menduduki Yerusalem Timur pada 1967.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Pihak kegubernuran juga memperingatkan meningkatnya provokasi dari kelompok ekstremis yang terkait dengan organisasi Temple Mount groups, yang menurut mereka memperkeruh situasi di sekitar kompleks Masjid Al-Aqsa.
Menurut pernyataan tersebut, kebijakan penutupan yang sedang berlangsung tidak dapat dipandang sekadar sebagai langkah keamanan sementara, melainkan dinilai sebagai bagian dari agenda politik dan ideologis yang berpotensi mengubah status quo keagamaan, sejarah, dan hukum di kawasan suci tersebut.
5 Tanda Seseorang Mendapat Malam Lailatul Qadar Menurut Penjelasan Ulama
Lailatul qadar diyakini hadir pada 10 malam terakhir Ramadan, terutama malam ganjil. Berikut lima tanda seseorang mendapat malam mulia tersebut menurut ulama.
VIVA.co.id
16 Maret 2026

2 hours ago
1











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3429214/original/050982400_1618458325-dan-dealmeida-4aM_QE-HRLw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5523066/original/035189100_1772787502-andi_campak.jpeg)



