Mata Dikompres dengan Es, Intel yang Ditangkap Mahasiswa UMY Beri Pengakuan di Hadapan Massa

2 days ago 2

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:17 WIB

VIVA Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) melakukan pengamanan terhadap seorang anggota intelijen kepolisian usai aksi unjuk rasa pada, pada Rabu (17/6/2026).

Mahasiswa yang tergabung dalam aliansi UMY Bergerak melakukan aksi unjuk rasa di KM 0 Kota Yogyakarta yang bertajuk Menuju Pembebasan Nasional berlangsung tertib dan kondusif.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, saat massa kembali menuju kampus dikejutkan oleh sosok asing yang bukan merupakan bagian dari mereka.

Sosok tersebut diamankan oleh para mahasiswa dan mengaku sebagai seorang anggota intelijen kepolisian.

“BEM KM UMY mencatat aksi aliansi UMY Bergerak berjalan tertib dan kondusif. Namun kepulangan massa ke kampus diwarnai insiden mengejutkan ketika seorang sosok asing yang diduga memata-matai peserta aksi di gerbang utama tidak mampu menunjukkan identitas dan berupaya kabur namun langkahnya digagalkan oleh massa,” tulis aliansi UMY Bergerak pada keterangan resminya di akun Instagram @umy_bergerak.

Mahasiswa melakukan unjuk rasa di KM 0 Kota Yogyakarta

Photo :

  • Instagram @umy_bergerak

Melalui sebuah video yang dibagikan di akun Instagram, anggota intelijen tersebut memberikan permohonan maaf kepada seluruh mahasiswa dan jajaran petinggi kampus karena memasuki wilayah kampus tanpa izin.

Di hadapan seluruh mahasiswa, dirinya juga mengaku mendapatkan perintah oleh atasannya.

“Saya unit Inteligen, saya meminta maaf kepada seluruh mahasiswa UMY dan jajarannya karena telah memasuki kampus tanpa izin dan tanpa surat perintah,” ungkap anggota intelijen kepolisian itu.

“Saya diperintah oleh atasan saya,” sambungnya.

Menanggapi aksi yang dilakukan anggota intel tersebut, seorang mahasiswa yang merekam video tersebut mengungkapkan bahwa mahasiswa merasa terancam dengan kehadiran seorang intel yang memasuki wilayah kampus. 

“Ini salah satu bentuk aktivitas akademik yang ada di dalam kampus itu terancam,” ujarnya.

Tanggapan dari Polda DIY

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Komisaris Besar Polisi Ihsan membenarkan kejadian tersebut.

Seorang anggota intelijen yang diamankan tersebut merupakan personel Polda DIY yang bertugas dalam pengamanan aksi penyampaian pendapat di muka umum.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Itu merupakan petugas yang terlibat dalam surat perintah pelayanan penyampaian pendapat di muka umum kemarin,” kata Ihsan.

Menurutnya, keberadaan personel di lokasi tersebut merupakan bagian dari tugas pemantauan untuk memastikan peserta aksi kembali ke kampus dengan aman.

Halaman Selanjutnya

Usai kejadian ini, Ihsan mengatakan kesalahpahaman antara mahasiswa dan pihak kepolisian telah diselesaikan secara humanis melalui komunikasi dan koordinasi dengan pihak rektorat serta mahasiswa.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |