Tokyo, VIVA – Ketika sebagian besar pabrikan berlomba menghadirkan mobil listrik dan SUV berteknologi canggih, Mazda justru masih menawarkan kendaraan sederhana dengan formula yang mulai langka di industri otomotif modern.
Pabrikan asal Jepang itu baru saja memperbarui Scrum Van dan Scrum Wagon untuk pasar domestik Jepang. Menariknya, model ini tetap mempertahankan konfigurasi penggerak roda belakang atau rear-wheel drive (RWD) dan pilihan transmisi manual lima percepatan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Yang lebih mengejutkan, harga jualnya sangat terjangkau. Disadur VIVA Otomotif dari Carscoops, Jumat 29 Mei 2026, varian termurah Scrum Van dibanderol mulai 1.354.100 yen atau setara sekitar Rp130 jutaan.
Meski menyandang logo Mazda, Scrum sebenarnya bukan produk yang dikembangkan secara mandiri. Model tersebut merupakan hasil kerja sama antarprodusen otomotif Jepang yang dikenal dengan istilah badge engineering.
Namun bukan berarti kendaraan ini tidak menarik. Justru di tengah tren mobil modern yang semakin kompleks, Scrum hadir sebagai kendaraan sederhana yang fokus pada fungsi.
Dimensinya sangat kompak dengan panjang hanya 3.395 milimeter. Ukuran tersebut membuatnya masuk kategori kei car, segmen kendaraan mungil yang sangat populer di Jepang karena efisien dan mudah digunakan di jalan perkotaan yang sempit.
Meski bodinya kecil, kemampuan angkutnya cukup mengesankan. Saat kursi belakang dilipat rata, ruang bagasi Scrum Wagon bisa mencapai lebih dari 1.100 liter.
Mazda juga memberikan sejumlah pembaruan pada tampilan luar. Bagian depan kini terlihat lebih modern dengan desain grille baru dan bumper yang direvisi. Untuk versi penumpang atau Scrum Wagon, tampilannya dibuat lebih mewah melalui penggunaan grille bermotif sarang lebah, lampu depan yang lebih gelap, serta pelek alloy.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Masuk ke kabin, nuansa interior didominasi warna hitam dengan panel instrumen digital baru dan setir tiga palang. Beberapa tipe juga mendapatkan fitur pemanas setir yang umumnya ditemukan pada kendaraan dengan harga jauh lebih mahal.
Peningkatan terbesar justru hadir pada sektor keselamatan. Mazda membekali model ini dengan sistem bantuan pengemudi terbaru yang mencakup pengereman otomatis, sensor parkir, pembaca rambu lalu lintas, pencegah keluar jalur, hingga sistem peringatan saat kendaraan di depan mulai bergerak.
Halaman Selanjutnya
Soal dapur pacu, Mazda tetap mempertahankan mesin tiga silinder 660 cc yang menjadi ciri khas kei car Jepang. Mesin naturally aspirated menghasilkan tenaga sekitar 48 daya kuda, sedangkan versi turbo mampu menyemburkan 63 daya kuda. Konsumen dapat memilih penggerak roda belakang atau sistem penggerak empat roda sesuai kebutuhan.

6 hours ago
2














:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3432220/original/050867700_1618724332-hush-naidoo-yo01Z-9HQAw-unsplash.jpg)

![[Kolom Pakar] Dokter Ray Wagiu Basrowi: Peran Ganda Ibu Pekerja di Indonesia](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/4PDT82S2e8pRy0jVWbBaEYUDJaA=/1200x675/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5508439/original/026909700_1771575367-dokter_dan_peneliti_kedokteran_komunitas__Dr._dr._Ray_Wagiu_Basrowi__MKK__FRSPH_.jpeg)